Breaking News:

Terkini Daerah

Rencanakan Pembunuhan sejak 5 Tahun Lalu, Pelaku Sebutkan Alasannya Bunuh Fitri Secara Sadis

Pembunuh Fitri mengaku telah merencanakan pembunuhannya selama 5 tahun. ia mengaku memilikidendam. berikut percakapan wawancara YL.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
TRIBUNBATAM/Eko Setiawan/ Facebook Iskand Yu
Fitri Suryanti, menjadi korban pembunuhan di kediamannya Bengkong Laut Batam, Senin (11/2/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Warga kampung Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Batam heboh dengan kabar adanya pembunuhan dengan korban seorang wanita bernama Fitri Suryanti, pada Senin (11/2/2019).

Dikutip TribunWow.com dari TribunBatam.id, Selasa (12/2/2019), pembunuh Fitri, YL (24) telah tertangkap pada Selasa (12/2/2019) terhitung 10 jam sejak jasad Fitri ditemukan.

Setelah menangkap pelaku, beredar pula di media sosial rekaman video pengakuan YL mengenai aksinya.

Dalam video berdurasi 27 detik itu, YL dengan tenang  mengungkapkan alasan membunuh korban.

YL yang mengenakan kaos putih, bahkan mengatakan telah merencanakan sejak lama pembunuhan itu dan sempat lupa nama Fitri.

Pada video itu tampak YL dan suara seseorang menanyainya, sebut saja P.

P awalnya menanyakan siapa yang pelaku bunuh.

Pelaku kemudian menyebut seorang perempuan lantas P menanyakan kembali namanya.

YL menyebut nama Fitri namun mengatakan lupa dengan nama perempuan itu karena kejadian sudah lama.

Penemuan Dua Mayat Tanpa Kepala di Pantai Thailand, Satu Jenazah Ditemukan Tak Kenakan Busana

Namun pelaku mengaku dirinya mengingat jelas wajah korban.

"Perempuan bang, seingat saya namanya Fitri (dia sejenak), namanya saya udah lupa Bang soalnya dah lama kali, dah enggak apal lagi. Tapi kalau mukanya saya ingat Bang," ujar YL.

YL kembali ditanya mengenai perencanaan pembunuhan yang ia lakukan.

"Sudah berapa lama kau rencanakan pembunuhan itu?," tanya P.

YL mengatakan telah merencanakan selama lima tahun dan nekat membunuh Fitri karena dendam lama.

"Dendam lama. Sudah 5 tahun bang," ungkap YL.

"Jadi kau ngaku, kau salah?," tanya P kembali.

"Iya bang," jawabnya.

P juga menanyakan di mana lokasi YL membuang senjata yang digunakan untuk membunuhnya.

"Dimana kau buang pisaumu?," tanya P lagi.

"Di Sungai Ladi bang," pungkasnya.

YL juga menyebut sebelum membunuh korban, dirinya memantau kediaman korban selama satu bulan terakhir.

Beredar video pengakuan tersangka terkait pembunuhan Fitri Yu
Beredar video pengakuan tersangka terkait pembunuhan Fitri Yu ((ISTIMEWA))

Kronologi Penemuan Fitri

Fitri ditemukan oleh tetangganya dengan kondisi terlungkup di depan pintu kamar dalam rumahnya di Bengkong Laut Blok F, Batam, Senin (11/2/2019) siang sekitaran jam 13.00 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tangan terikat dan darah segar juga berceceran keluar dari leher korban.

"Tangannya di ikat dan kondisinya bersimbah darah," ujar salah satu kerabat korban.

Informasi sementara yang diperoleh di TKP, korban meninggal lantaran kehabisan darah.

Jasadnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk jalani otopsi.

Sementara pengakuan tetangga korban, ada dugaan pelaku telah memantau selama sebulan.

"Saya tak lihat sendiri, tapi infonya begitu, sudah sebulan dia pantau. Naik motor," katanya.

5 Fakta Mayat Mahasiswi UIN Palembang, Kondisi Jasad Terikat hingga Curigai Pelaku Kasus yang Sama

Dari informasi yang didapatnya juga, sebelum peristiwa naas itu terjadi, pelaku sempat menanyakan gas elpiji kepada orangtua korban, Ameng.

"Di facebook juga kita lihat. Orangtuanya sendiri yang bilang. Dia (pelaku) nanya gas. Mungkin mau mantau korban," ujarnya.

Penangkapan YL Kurang dari 10 Jam

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, pembunuh Fitri ditangkap pada Senin (11/2/2019) pukul 23.00 WIB.

Ada tim gabungan yang menangkap pelaku, yaitu Subdit III Polda Kepri dan Tim Macan Satreskrim Polresta Barelang.

Akhirnya pelaku dibekuk polisi di tempat kosnya di kawasan Bengkong Permai, saat ia sedang bersembunyi.

"Alhamdulilah, pelakunya sudah kita amankan menjelang dinihari tadi," terang Andri saat dikonfiirmasi, Selasa (12/2/2019) pagi.

Hingga siang, Selasa (12/2/2019) polisi masih melakukan penyelidikan kepada pelaku.

Andri menjelaskan sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku saat penangkapan karena pelaku berusaha melarikan diri.

"Memang terpaksa kita tembak karena memcoba melawan dan melarikan diri," sebut Andri kepada TribunBatam.id.

5 Fakta Mayat Wanita yang Ditemukan di Pantai Jember, Dibunuh dan Terbawa Arus dari Lumajang

Fitri akan Menikah

Malang sudah nasib Fitri, pada hari pembunuhannya, Senin (11/2/2019), mendekati hari ulang tahunnya ke 25 tahun.

Tak hanya itu disebutkan kakaknya, ia juga memiliki rencana menikah dalam waktu dekat. 

"Waktunya memang belum ditentukan. Cuma masih memperispkan saja. Dia mau menikah dalam waktu dekat," sebut kakak korban.

Pada pantauan TribunBatam.id, tunangan Fitri, Anton turut berada di RS Bhayangkara Polda Kepri saat menunggu kekasihnya diautopsi, pada Senin (12/2/2019).

Anton terdengar sesekali menangis saat sedang menelpon, sambil berbicara dengan bahasa Tionghoa.

Luka yang amat dalam jelas saja dirasakan Anton yang kabarnya akan melangsungkan pernikahan pada tahun ini.

Sejauh ini, Tribunbatam.id, masih belum bisa mewancarai tunangan dan kerabat korban. Sebab masih dalam keadaan syok.

"Nanti dulu saya enggak bisa berkata kata, saya masih syok," sebutnya sambil kembali masuk kedalam ruang intalansi forensik.

Begini Kondisi Jasad PSK saat Ditemukan Tewas di Kamar, Dibunuh karena Menolak Berhubungan

Sementara itu, nantinya jenazah Fitri kini telah disemayamkan di Rumah Duka Batu Batam yang terletak di Baloi dan merupakan salah satu rumah duka untuk marga Tionghoa di Kota Batam.

Rencananya jenazah akan dimakamkan pada Rabu (13/2/2019).

Hal ini seperti yang dituliskan oleh kakak korban, Iskand Yu, di akun facebook miliknya.

"Jenazah telah disemayamkan di Rumah Duka Batu Batam Blok G, dan akan dimakamkan hari Rabu, 13 Februari 2019 di Sambau," tulis Iskand Yu di dinding Facebook akun Iskand Yu, Selasa (12/2/2019).

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

Tags:
Pembunuhan sadisFitri SuryaniBengkongBatam
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved