Tips Pilih Pinjaman, Tenor Singkat atau Tenor Panjang?
Tenor atau masa pinjaman juga harus Anda perhatikan benar. Jika masih bingung ingin ambil tenor singkat atau panjang, sebaiknya Anda baca tips ini
Editor: Yudie
Sedangkan kekurangan dari masa tenor panjang adalah jumlah total hutang secara keseluruhan akan jauh lebih besar berhubung Anda harus membayarkan bunga dalam jangka waktu yang lama. Sebenarnya hal ini tidak akan menjadi masalah karena dimaksudkan agar cicilan bisa dibayarkan tepat waktu setiap bulannya hingga lunas.
Simulasi masa tenor singkat vs masa tenor panjang
Jika Anda masih bingung ingin memilih masa tenor mana yang terbaik, sekarang kita akan melakukan perhitungan terlebih dahulu agar bisa mengetahui secara pasti perbedaan nominal cicilan dan juga total hutang secara keseluruhan.
Misalkan saja, Anda akan mengambil pinjaman uang online langsung cair sebesar Rp 100 juta dengan bunga per tahun yang dikenakan 7%. Untuk masa tenor pendek yang diambil 12 bulan, sedangkan masa tenor panjang yang diambil adalah 60 bulan. Berikut perhitungannya:
Masa tenor pendek
· Cicilan pokok: Rp 100 juta (plafon pinjaman) : 12 bulan (masa tenor) = Rp 8,3 juta
· Bunga yang dikenakan: Rp100 juta (plafon pinjaman) x 7% (bunga per tahun) : 12 = Rp 583 ribu
· Cicilan per bulan yang harus dibayar: Rp8,3 juta (cicilan pokok) + Rp583 ribu (bunga per bulan) = Rp8,9 juta
· Jumlah total keseluruhan hutang yang akan dibayarkan: Rp8,9 juta (cicilan per bulan) x 12 bulan (masa tenor pendek) = Rp 106,8 juta
Masa tenor panjang
- Cicilan pokok: Rp100 juta (plafon pinjaman) : 60 bulan (masa tenor) = Rp1,7 juta
- Bunga yang dikenakan: Rp100 juta (plafon pinjaman) x 7% (bunga per tahun) : 12 = Rp583 ribu
- Cicilan per bulan yang harus dibayar: Rp1,7 juta (cicilan pokok) + Rp583 ribu (bunga per bulan) = Rp2,3 juta
- Jumlah total keseluruhan hutang yang akan dibayarkan: Rp2,3 juta (cicilan per bulan) x 60 bulan (masa tenor panjang) = Rp136,9 juta
Setelah melihat simulasi perhitungan pinjaman di atas, Anda pastinya akan langsung tahu apa saja perbedaan dari masa tenor pendek dan masa tenor panjang. Dari segi cicilan per bulan, masa tenor pendek mengharuskan Anda membayar nominal cicilan yang cukup berat yakni Rp 8,9 juta per bulan. Sedangkan masa tenor panjang, nominal cicilannya jauh lebih ringan karena hanya Rp 2,3 juta saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/real-estat_20180205_201507.jpg)