Cerita Selebriti
Saphira Indah Meninggal Dunia saat Hamil, Begini Penjelasan Dokter Kandungan
Saphira Indah dikabarkan meninggal dunia dengan kondisi tengah hamil enam bulan, Rabu (20/1/2019) lalu.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Saphira Indah meninggal dunia dengan kondisi tengah hamil enam bulan, pada Rabu (20/1/2019) lalu.
Dikutip TribunWowcom dari YouTube Trans7 Official, dalam acara Selebrita Siang, Jumat (1/2/2019), dr. Muhammad Ilham, yang berprofesi sebagai Dokter Kandungan menanggapi kasus tersebut.
Ilham mengatakan bahwa tidak ada kematian yang datang secara tiba-tiba selain kecelakaan.
"Nomor satu, ada hal yang perlu diketahui semua masyarakat kita, bahwa kematian itu tidak terjadi tiba-tiba. Kecuali karena kecelakaan," kata Ilham.
• Saphira Indah Meninggal dalam Keadaan Hamil, Suami: Kejadian Ini Kayak Mimpi
Menurutnya, segala kematian selain kecelakaan pasti melewati sebuah proses.
Hanya saja, seabgian orang mungkin tidak menyadari atau tidak mendeteksi proses tersebut lebih awal.
"Jadi ada suatu proses ke arah kematian itu. Tinggal kita, apakah kita mendeteksi dini adanya kelainan yang mengarah kepada kematian itu," terangnya.
Ilham mengatakan jika proses menuju kematian itu tidak dideteksi sejak awal, maka yang terjadi adalah kasus seperti meninggalnya Saphira Indah tersebut.
"Lha kalau tidak terdeteksi ya terang aja, contohnya pada kasus ini (Saphira Indah), enggak ada apa-apa kok tapi tiba-tiba sudah penyakit paru," ucap Ilham.
• Teringat Saphira Indah, Chacha Frederica Menangis saat Cerita soal Ketakutannya sebelum Meninggal
Padahal, penyakit paru-paru seperti yang dialami Saphira tersebut juga memiliki serangkaian proses.
Oleh karena itu perlu diteliti sejak awal, masalah apakah yang terjadi.
"Lha penyakit paru pun itu kan masih ada prosesnya. Jadi ada sesuatu di sini yang miss, yang perlu dilakukan deteksi di titik awal," ujarnya.
Untuk mendeteksi sejak awal pun harus ada kejujuran dari pihak dokter dan pasien agar semua keluhan terproses dengan jelas.
"Kejelian ya. Memang kejelian untuk mendapatkan sesuatu, dan yang banyak itu kejujuran. Pasien kadang-kadang juga menyembunyikan data tentang dirinya. Enggak tahu apapun sebabnya, tapi hubungan dokter-pasien itu berlandaskan dengan kejujuran. Dua-duanya, dokter maupun pasien," jelasnya.
• Suami Saphira Indah Tak Miliki Firasat Istrinya akan Meninggal: Dia Pikir akan Sembuh
Kemudian Ilham mengingatkan agar para wanita yang mengetahui bahwa dirinya tengah hamil untuk melakukan pemeriksaan kandungan sejak dini, agar dapat segera mengetahui jika terjadi masalah pada kehamilannya.
"Tipsnya sedini mungkin melakukan pemeriksaan. Begitu dia diketaui hamil, atau dicurigai hamil, segera menghubungi Fasyankes di Puskesmas sampai ke rumah sakit rujukan. Silahkan. Atau menghubungi tenaga kesehatan baik itu Bidan maupun Dokter Umum dan Dokter Spesialis untuk dilakukan deteksi dini," kata Ilham menjelaskan.
Tak hanya itu, para ibu hamil juga harus melakukan diet seimbang agar asupan gizi yang dikonsumsi seimbang.
"Nah kemudian, masalah makan memang harus diperhatikan pada ibu hamil. Kecukupan makanan yang istilah kita itu sekarang dengan diet yang seimbang itu, itu berpengaruh. Kelihatannya sepele, cuma diet seimbang. Tapi itu berguna untuk kecukupan asupan gizi yang digunakan untuk ibu dan bayi," ujarnya menjelaskan.
• Saphira Indah Meninggal Dunia dalam Keadaan Hamil, Tya Ariestya: Harus Positive Thinking Terus
Sebelumnya, diberitakan Kompas.com, Saphira Indah meninggal dunia dalam keadaan hamil pada Rabu (30/1/2019).
Lantaran Saphira Indah sudah lama mendambakan kehadiran sang buah hati, sang suami memutuskan agar calon bayi tersebut tidak dikeluarkan dan turut dimakamkan.
"Dikuburin bareng enggak dikeluarin baby-nya, dia pengen banget (anak) karena sudah tiga tahun kosong kan," kata Ai, dikutip dari Kompas.com, Kamis (31/1/2019).
• Sempat Tak Percaya Saphira Indah Meninggal Dunia, Ayu Ting Ting: Dia Hamil Aja Enggak Ngomong
Ai mengatakan bahwa sebelum meninggal dunia, sang istri awalnya mengalami sesak napas selama lima hari dan sempat dirawat di rumah sakit.
Ia menuturkan bahwa sesak napas itu awalnya dianggap biasa, namun saat hari kelima, penyakit itu menjadi fatal lantaran ada masalah di paru-paru.
"Sebenarnya enggak ada sakit yang gimana. Cuma sesak (napas) biasa doang. Tapi selama lima hari, hari kelima fatal," ungkap Ai.
Selama kehamilannya, Saphira selalu rajin mengontrol kondisi kesehatannya dan tidak menunjukkan keluhan apapun.
Bahkan Saphira juga disebut selalu menjaga pola makan sehingga jarang mengalami sakit.
(TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ai-rico-hidros-daeng-dan-saphira-indah-hh.jpg)