Cerita Selebriti

Tanggapi Kasus yang Menimpa Ahmad Dhani, Dul Jaelani: Wawasan Saya tentang Politik Masih Sempit

Musisi Ahmad Dhani diketahui telah ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus ujaran kebencian yang dilakukannya.

Tanggapi Kasus yang Menimpa Ahmad Dhani, Dul Jaelani: Wawasan Saya tentang Politik Masih Sempit
Grid.ID/Ria Theresia Situmorang
Ahmad Dhani dan Dul Jaelani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (10/12/2018). 

Ia mengatakan bahwa dirinya tidak merasa sedih dengan penahanan ayahnya tersebut.

"Ya politik juga sebuah perjuangan. Saya subjektif percaya ayah saya membela kebenaran dan saya tidak sedih sama sekali. Toh ayah saya cuma pindah rumah," terangnya.

Diketahui sebelumnya, Ahmad Dhani terjerumus ke dalam kasus dugaan ujaran kebencian lantaran menuliskan tiga cuitan di akun Twitter miliknya.

Sebut Ahmad Dhani Tidak Sedih saat Dipenjara, Dul Jaelani: Saya Ketawa-ketawa Aja

Pertama, cuitan Ahmad Dhani berbunyi 'yang menistakan agama si Ahok, yang diadili KH Ma'ruf Amin'.

Kedua berbunyi 'siapa saja pendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya'.

Lalu cuitan ke tiga berbunyi 'sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, penista agama jadi gubernur, kalian waras'.

Ketiga cuitan Ahmad Dhani inilah, yang dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian atas dugaan ujaran kebencian.

Ahmad Dhani Dipenjara, Dul Jaelani Akui Sempat Tak Setuju sang Ayah Terjun ke Dunia Politik

Atas cuitannya tersebut, Ahmad Dhani dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara terkait kasus ujaran kebencian.

Ahmad Dhani dan tim kuasa hukumnya
Ahmad Dhani dan tim kuasa hukumnya (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Dikutip dari Tribunnews.com, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengatakan Ahmad Dhani terbukti secara sah dan bersalah, melalukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak, menyuruh, melakukan, dan menyebarkan kebencian, Senin (28/1/2019).

"Terdakwa Ahmad Dhani terbukti bersalah dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian," ujar ketua Hakim Ketua Ratmoho dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Dalam sidang vonis, Ahmad Dhani terbukti melanggar pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Seusai menerima vonis 1,5 tahun penjara, Ahmad Dhani langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur.

(TribunWow.com)

Ikuti kami di
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Bobby Wiratama
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved