Pilpres 2019
PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf, Andre Rosiade: Mungkin Peluru Hampa yang Dibawa Yusril ke Jokowi
Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade menanggapi dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) untuk Jokowi-Ma'ruf.
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: Claudia Noventa
"Jadi, ini suatu hal yang dinamis," imbuhnya.
"Problem kita hari ini, dukungan itu bisa dari mana saja tapi kemudian bagaimana proses yang sebangun. Dalam demokrasi yang terbuka, proses kesebangunan itu hampir mustahil, even Gerindra ke Prabowo masih ada 14 persen pemilih Gerindra yang memilih Pak Jokowi, di PDIP juga begitu," ucap Willy.
"Inilah politik kita dengan konsekuensi yang terbuka, basisnya adalah figuritas. Siapa yang menyukai Pak Jokowi akan merapat ke Jokowi, siapa yang menyukai Pak Prabowo akan merapat ke Prabowo," tambahnya.
• PBB Resmi Dukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019
Willy menyebut, keberadaan PBB di kubu Jokowi-Ma'ruf akan menjadi ujung tombak untuk memerangi isu hoaks menjelang pilpres.
"Eksistensi PBB ini menjadi ujung tombak untuk menangkal isu-isu (hoaks) itu," kata dia.
Lihat video selengkapnya berikut ini:
Sebelumnya, dilansir oleh Kompas.com, PBB resmi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Keputusan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional PBB di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1/2019).
"Keputusan ini adalah keputusan bulat yang wajib kita tunaikan dan laksanakan bersama dengan tetap hargai perbedaan pendapat," ujar Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra saat pidato di Rakornas PBB.
Menurut Yusril, keputusan ini diambil atas hasil rapat pleno pada 19 Januari 2019.
• Ditanya Kesiapan Debat Pilpres Kedua, TKN Jokowi-Maruf: Pak Jokowi Jagonya di Sini Ini
Dalam rapat tersebut, peserta rapat, termasuk majelis syuro PBB, mengutarakan pendapat dan masukan.
Setelah itu, menurut Yusril, keputusan dipertimbangkan secara matang dengan mengakomodasi suara terbanyak dalam rapat pleno.
Hal itu telah sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.
"Partai menyerukan pada seluruh fungsionaris dan anggota partai untuk mentaati keputusan dengan menghargai perbedaan pendapat," kata Yusril.
(TribunWow.com)