Breaking News:

Pilpres 2019

TKN Jokowi-Ma'ruf, Ipang Wahid Bersumpah Bukan Orang di Balik Tabloid Indonesia Barokah

Ipang Wahid mengaku dirinya dituduh sebagai orang di balik peredaran Tabloid Indonesia Barokah. Ia pun berani bersumpah tidak terlibat.

Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
(KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA)
Tabloid Indonesia Barokah yang diterima Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Huda, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (23/1/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Ipang Wahid angkat bicara soal tuduhan yang dilayangkan padanya.

Dilansir oleh TribunWow.com, Ipang Wahid mengaku dirinya dituduh sebagai orang di balik peredaran Tabloid Indonesia Barokah.

Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram miliknya @ipangwahid, Minggu (27/1/2019).

Melalu penjelasannya, Ipang Wahid bersumpah dirinya bukanlah pembuat Tabloid Indonesia Barokah seperti yang selama ini dituduhkan.

Meski demikian, Ipang Wahid menyebut, tabloid tersebut adalah gerakan terbuka, dan siapa pun boleh berkontribusi.

Terkait keterbukaan, Ipang Wahid mengaku dirinya bersama para tokoh seperti Deddy Mizwar membuat konten video yang mengajak kebaikan.

Belum Baca, Jokowi Enggan Berkomentar soal Tabloid Indonesia Barokah

Ipang tampak menunjukkan contoh videonya pada unggahan akun Instagramnya itu.

Lebih lanjut, Ipang Wahid mengatakan bahwa Indonesia Barokah merupakan gerakan yang bertujuan untuk kebaikan.

"Beberapa hari terakhir ini banyak banget orang bertanya bahkan (mungkin) menuduh saya dengan semua kehebohan terkait tabloid Indonesia Barokah.

Saya ingin memberikan penjelasan. Begini:

1. Indonesia Barokah adalah gerakan yang bersifat terbuka; siapapun boleh dan atau bisa ikut berkontribusi. Berkontribusi apa?

Sebagaimana namanya “Indonesia Barokah”; berkontribusi untuk mendatangkan kebaikan bagi Indonesia.

2. Indonesia Barokah bukan organisasi. Apalagi badan usaha.

Itu lebih seperti kumpulan pemikiran dari banyak orang. Satu di antara dasarnya adalah KEGELISAHAN TERHADAP

MARAKNYA FITNAH DAN HOAX yang—alih-alih mendatangkan kebaikan bagi Indonesia—tapi justru dapat memeceah belah bangsa.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Ipang WahidPilpres 2019Tabloid Indonesia Barokah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved