Breaking News:

Pilpres 2019

Sebut Debat Perdana Pilpres Hampir Memalukan, Ini Alasan Fahri Hamzah Setuju KPU Disalahkan

Menurut Fahri Hamzah, debat yang dilaksanakan di Hotel Bidakara itu mengecewakan bahkan juga ia menilai hampir memalukan. ini alasannya.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
Capture Youtube ILC tvOne
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah memberikan penilaian terkait debat pilpres perdana. 

"Karena itu ini semacam reduksi yang luar biasa. Padahal ini presidensialisme."

"Coba bayangkan saja, kenapa kedua kubu (pendukung paslon) mau datang debat di ILC, karena merasa Bang Karni ini sebagai moderator memang bersikap adil kepada kedua belah kubu. Jadi kekhawatiran apa kiranya kita enggak bisa percaya ada orang seperti bang Karni, yang menguasai salah satu dari tema itu," ucap Fahri.

Fahri menyarakan jika debat dibentuk seperti ILC yang dilakukan dengan moderator berdiri dan berkeliling.

"Itu seperti Bang Karni saja duduk sendiri, bila penting keliling, menanyakan konfirmasi," jelas Fahri.

Najwa Shihab Jadi Kandidat Moderator Debat Capres, Begini Tanggapan Sandiaga Uno

Fahri juga menyetujui saran yang dilontarkan Pengamat Komunikasi Politik Effendi Gazali jika debat pilpres baiknya tidak ada iklan.

"Seperti saran Bung Effendi, tidak perlu ada iklan tapi ditengahi saja supaya jangan terlalu kacau, supaya konstruksi dari persoalan itu, pada skalanya itu betul-betul terasa," ungkap Fahri.

Sebelumnya, Margarito Kamis, mengungkapkan saat-saat penyusunan pertanyaan debat.

Ia berkisah bahwasannya saat itu ia ingin membuat pertanyaan yang 'nakal' namun ia dan pihaknya membatalkannya lantaran bisa dinilai mempermalukan kedua paslon.

"Akhirnya kita cuma bicara ide besar lalu dirumuskanlah pertanyaan itu oleh kita sendiri."

"Jadi tidak ada panelis begini begitu (menyudutkan satu paslon), sama sekali tidak ada," ungkap Margarito.

"Kita santai betul, Bang Karni kan tahu, kan KPU itu mengalokasikan waktu dua hari untuk menyiapkan pertanyaan itu, tahu enggak, kita menyamakan persepsi gagasan besar."

Effendi Ghazali Usulkan pada KPU dan Stasiun Televisi Debat Selanjutnya Tayang Tanpa Iklan

"Pertanyaan 20 itu ya sama persis seperti yang dikeluarkan di debat itu, entah pertanyaan utuh sampai dikedua belah pihak, calon atau tidak saya tidak tahu," ungkapnya.

Ia kemudian menuturkan KPU mempersilakan jika ingin membicarakan atau membahas pertanyaan debat di ruang publik.

"Waktu itu ada yang bilang begini, kita tidak boleh bicara tentang pertanyaan itu, tapi teman-teman KPU bilang enggak apa-apa, anda boleh bicara juga," sambung Margarito.

"Tetapi jujur saya memilih tidak mau bicara sama sekali, saya pastikan pertanyaan ini sudah sampai pada kedua belah pihak. Barulah saya mau bicara tidak persis seperti apa yang ditulis dalam pertanyaan-pertanyaan itu," pungkap Margarito.

Halaman
123
Tags:
Debat Capres-Cawapres Pilpres 2019Pilpres 2019Komisi Pemilihan Umum (KPU)Fahri Hamzah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved