Kabar Tokoh

Reaksi Rico Marbun saat Lembaga Surveinya Disebut Boni Hargens Memihak Prabowo

Analis politik Boni Hargens berdebat dan tertawakan hasil Survei Median di depan direktur lembaga, Rico Marbun

Reaksi Rico Marbun saat Lembaga Surveinya Disebut Boni Hargens Memihak Prabowo
Capture/Youtube/tvOneNews
Reaksi Rico Marbun saat lembaga surveinya disebut Boni Hargens memihak Prabowo 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Lembaga Survei Median, Rico Marbun membantah pernyataan Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Boni Hargens yang menyebut lembaga surveinya memihak pada calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Dikutip dari acara Kabar Petang, Tv One, Selasa (22/1/2019), awalnya Boni Hargens mengomentari hasil survei terbaru Median pascadebat perdana melalui telewicara.

Boni Hargens mengatakan bahwa Median tidak masuk akal dalam menyajikan hasil survei pemilihan presiden (pilpres).

"Median saya ingat di 2014 cukup kontroversial pernah mengangkat hasil survei, di mana dalam 10 hari elektabilitas kandidat itu terkoreksi 9 persen, buat saya ini enggak masuk akal baik metodologi maupun dari sisi akal sehat," ujar Boni Hargens sambil tertawa kecil.

Boni Hargens juga menyebut bahwa Median secara tidak langsung telah menunjukkan dukungannya pada pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Rocky Gerung Beri Jawaban terkait Acungan Satu Jarinya Bersama Boni Hargens

"Saya ini analis politik, cara me-report hasil survei ini terlihat Median sedang melakukan leading opinion jadi menggiring opini," tambah Boni Hargens.

"Survei biasanya dimulai dengan metodologi dan pemaparan variabel-variabel bagaimana tingkat kesukaan atau dukungan terhadap kandidat berdasarkan gender, tingkat pendidikan, ekonomi dan sebagainya. Tapi di laporan Median dia langsung pada kesimpulan bahwa Pak Jokowi di 40 sekian baru Pak Prabowo di 38 sekian."

"Lalu menariknya bahwa Median ini satu-satunya lembaga yang melihat keterpautan di 9,2 persen sementara hampir semua lembaga lain yang kredibel mengatakan keterpautannya di 19 sampai 20 persen, jadi ini agak' ajaib'. Fakta ini 'ajaib' atau Median yang 'ajaib' ini menjadi tanda tanya besar." 

"Proses leading yang dilakukan Median ini menurut saya agak vulgar. Kalau Median di-hire sebagai konsultan mungkin ini agak sedikit kurang elegan, mungkin sedikit disembunyikanlah keberpihakannya pada Prabowo."

"Lalu kemudian tren peningkatan elektabilitas Prabowo ini cukup ajaib, 3 persen. Mari kita hitung, ini survei di Januari, pilpres tanggal 17 April masih ada Februari, Maret, April. Artinya dia mau mengatakan, 'kami sedang menggiring anda dengan peningkatan 3 persen di April nanti Pak Prabowo akan seimbang atau menang tipis dengan Jokowi'. Jadi ini kelihatan rekayasanya keterlaluan. Makanya saya bilang, Bung Rico kalau mau jadi konsultan 02 mungkin lebih sedikit elegan lah, dari sisi metodologi dijaga betul," kata Boni Hargens.

Rustam Ibrahim Beri Hasil Survei 9 Lembaga untuk Pilpres, Dipo Alam Ingatkan soal Ramalan Ilmiah

"Ini komentar dari konsultan 01 ini," jawab Rico Marbun sembari tertawa saat mendengar pemaparan Boni Hargens.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved