Kongres PSSI
Catatan Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Prestasi hingga Pengunduran Diri
Meski belum genap setengah jalan menjabat, berbagai polemik timbul dan mewarnai kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, apa saja?
Editor: Lailatun Niqmah
Ia maju menjadi calon gubernur berpasangan dengan Musa Rajekshah.
Dalam pertarungan Pilkada Sumatera Utara 2018, Edy-Musa mengalahkan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus dan dilantik menjadi Gubernur pada 5 September 2018.
Hal ini menyebabkan adanya rangkap jabatan dan tanggung jawab yang diemban oleh Edy.
Belum lagi jabatannya sebagai ketua dewan pembina PSMS Medan.
Meski begitu, Edy masih tetap menjabat sebagai ketum PSSI dan saat itu belum ada rencana penggantian ketum pada kongres Januari kemarin.
• Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua PSSI, Begini Reaksi Bobotoh hingga Sebut Manajer Persib Bandung
Permasalahan
Sejumlah masalah muncul selama Edy menguasai PSSI. Misalnya, kematian suporter sepak bola.
Salah satu dari tragedi kematian suporter yang paling banyak menyita perhatian adalah penganiayaan berujung kematian yang menimpa suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, di Bandung beberapa waktu silam Selain korban nyawa, kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF juga menjadi hal yang banyak diperbincangkan masyarakat.
Karena hal ini, Edy dinilai tidak berhasil membawa PSSI ke arah yang lebih baik.
Masalah lain pun muncul terkait pengaturan skor liga yang belakangan terjadi di tubuh PSSI.
salah satu pelakunya adalah anggota Exco Johar Lin Eng.
Ia diamankan oleh satgas anti-mafia sepak bola saat ada di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, akhir Desember 2018.
• Edy Rahmayadi Sentil Umuh Muchtar Jadi Ketua PSSI, Begini Tanggapan sang Manajer Persib Bandung
Prestasi
Tidak hanya permasalahan yang timbul dari persepakbolaan nasional di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi.
Ada pula sejumlah prestasi yang dicapai Timnas Indonesia di kancah internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/edy-rahmayadi-mundur-dari-pssi1.jpg)