Pilpres 2019
Sesaat sebelum Pidato Kebangsaan, Sandiaga Sempat Salah Pakai Dasi hingga Dibenarkan Prabowo
Sempat salah memakai dasi, Prabowo Subianto membenarkan dasi Sandiaga Uno hingga ditertawakan panitia
Penulis: Nirmala Kurnianingrum
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sesuai random acara yang diterima Tribun Timur di Hotel Century Park, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, pidato kebangsaan Prabowo-Sandi dilaksanakan pukul 17.00-22.00 WIB.
Namun sebelum pidato kebangsaan dengan tema 'Indonesia Menang' digelar, Sandi akan menemui sejumlah awak media di Hotel Century Park. Sandi sudah di hotel.
Sebelumnya, Sandi mengatakan pidatonya mengenai visi dan misi pasangan Prabowo-Sandi di Pemilihan presiden (Pilpres) 2019.
Pidato 'Indonesia menang' itu merupakan upaya menyosialisasikan poin-poin dalam visi misi Prabowo-Sandi.
Mengutip dari Kompas.com, calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan pidatonya mengenai visi misi mereka berjudul "Indonesia Menang".
• Ferdinand soal Nama Tjahjo Kumolo Disebut dalam Sidang Meikarta: Jika Benar, Sebaiknya Anda Mundur!
"Besok pidato kebangsaan tentang 'Indonesia Menang', victory."
Kami ingin sampaikan negeri yang kaya raya ini, sumber daya alam melimpah, tanahnya subur, sumber daya manusianya pintar-pintar, hebat-hebat, rajin-rajin," ujar Sandiaga Uno di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jalan TB Simatupang, Minggu (13/1/2019).
Pidato kebangsaan ini merupakan upaya mereka untuk menyosialisasikan visi misi pasangan Prabowo-Sandiaga.
Sandiaga Uno mengakui masih banyak masyarakat yang belum mengerti visi misi paslon nomor urut 02 ini walau dirinya sudah berkeliling ribuan kali.
"Visi misi pemerintah saja mereka belum (mengerti)."
"Jadi ini adalah tantangan sekaligus dorongan buat kami, dibantu tim media untuk menyampaikan visi misi ini kepada masyarakat, mulai 14 besok," kata dia.
Menjelang debat perdara capres 2019 besok Kamis, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi merevisi dokumen visi misi mereka.
Juru Bicara BPN Danhil Anzar Simanjuntak menjelaskan, ada empat poin yang diperbaiki dalam visi misi tersebut.
Perubahan itu dilakukan agar tata bahasanya mudah dipahami oleh masyarakat.
Selain itu, BPN juga memperkuat referensi serta dasar utama visi misi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.