Kabar Tokoh
Tanggapi Fadli Zon soal Anggaran Bencana, Ketua DPP Hanura: Ia Meludah dan Terkena Muka Sendiri
Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubair memberikan tanggapan pada pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon terkait anggaran bencana di Indonesia.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubair, memberikan tanggapan terkait pernyataan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, soal anggaran bencana di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Inas melalui keterangan tertulisnya menilai, Fadli Zon hanya menjadikan persoalan terkait anggaran bencana sebagai alat politik saja.
Menurut Inas, saat membicarakan soal politik anggaran, Fadli Zon juga harus tahu bagaimana pemerintah dapat membiayai berbagai kegiatan.
Ia juga berpendapat, Fadli Zon juga harus tahu soal bagaimana mengatur keseimbangan keuangan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
• Tanggapi Debat Fadli Zon dan Relawan Jokowi Mania, Said Didu: Kasihan Anak Muda Diminta Tepuk Tangan
"Tapi sayangnya Fadli Zon menjadikan anggaran BMKG dan bencana di Indonesia hanya sebagai alat politik untuk membuat opini bahwa anggaran BMKG dipotong oleh pemerintah setiap tahun," papar Inas, Sabtu (5/1/2019).
Inas tak menampik bahwa anggaran yang diajukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tiap tahunnya memang tidak bisa diberikan secara penuh.
Misalnya saja pada rancangan APBN 2019 di mana BMKG mengusulkan anggaran sebesar Rp 2,935 triliun, dan hanya bisa disetujui sebesar Rp 1,777 triliun.
Inas menjelaskan, anggaran tak bisa dipenuhi 100 persen karena disesuaikan dengan Pendapatan Negara.
"Yang menjadi persoalan adalah, apakah Fadli Zon ikut menandatangani APBN atau tidak? Kalau iya, kenapa sekarang baru protes? Justru yang terjadi adalah Fadli Zon meludah keatas dan yang terkena malahan mukanya sendiri," ujar Inas.
Inas menegaskan, meski tak pernah disetujui hingga 100 persen, anggaran bencana ini selalu naik di tiap tahunnya.
Misalnya, anggaran BMKG 2017 naik menjadi Rp 1,45 triliun dari 2016 yang senilai Rp 1,3 triliun. Lalu, pada 2018 naik lagi menjadi 1,7 triliun.
• Fadli Zon Kritik Pemerintah soal Anggaran Bencana: Bangun Tol Jorjoran, untuk Bencana Terkesan Pelit
Sementara itu, sebelumnya Fadli Zon, menuliskan catatannya soal pentingnya anggaran bencana bagi Indonesia yang diketahui sebagai negara rawan bencana.
Hal tersebut disampaikannya melalui laman Twitter, @fadlizon, pada Jumat (4/1/2019).
Fadli Zon mengatakan, sebagai negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi, Indonesia harusnya memiliki politik anggaran yang responsif terhadap penangan bencana.
Ia lantas memberikan kritik atas pengurangan anggaran untuk BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), dan juga Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan).