Breaking News:

Tsunami di Banten dan Lampung

Kisah Penemuan Korban Tsunami Selamat dan Meninggal, Terjebak Reruntuhan hingga Terapung di Laut

Ada banyak cerita dari para korban yang merasakan kengerian bencana tsunami. Berikut cerita penemuan korban selamat dan meninggal

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
Polda Banten
Bocah 5 tahun korban tsunami yang menerjang kawasan Pandeglang, Banten, dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018) pukul 21.27 WIB. 

Pencarian di Lampung Selatan juga turut melibatkan anjing pelacak atau Unit K9 Ditsabhara Polda Lampung.

Dalam pencarian, Vero, nama anjing pelacak, tak mau beranjak pergi dari reruntuhan bangunan yang terkena dampak tsunami.

Dilansir oleh Tribunnews, sekitar 15 menit dilepas dari pawangnya, Vero seketika duduk di atas puing bangunan dan tak mau beranjak pergi.

Para relawan yang turut bersama Vero pun langsung mendekat ke lokasi yang diduduki Vero untuk melakukan evakuasi.

Vero pun baru bersedia beranjak setelah relawan memeriksa lokasi yang ia duduki.

Dari lokasi yang diduduki Vero, relawan menemukan 2 jenazah.

Pawang dan pelatih Vero, Brigpol Suprayodi mengatakan anjing pelacak memang diikutkan dari hari pertama pencarian.

Namun, anjing yang diturunkan berbeda dari hari ke hari.

Pascabencana Tsunami Selat Sunda, Kominfo Sebut 99,1% Layanan Telekomunikasi Sudah Pulih

“Jadi kemarin (Minggu) satu, hari ini satu, besok rencana satu lagi. Itu berbeda-beda. Tidak satu anjing yang diturunkan,” kata Suprayogi saat ditemui di lokasi evakuasi, Desa Way Muli, Rajabasa, Lamsel, Senin (24/12/2018).

“Jadi prosesnya, anjing langsung menuju sasaran tempat di mana korban mengeluarkan bau yang khas. Dan tadi langsung ditemukan dua korban. Kami masih coba mencari lagi, siapa tau masih ada korban yang tertimbun,” papar Suprayogi.

Keberadaan anjing pelacak atau unit K-9 ini memang sangat membantu dalam melaksanakan tugas untuk penyelidikan dan keamanan.

4. Anak 5 tahun Bertahan Hidup 12 jam di Reruntuhan Kayu

Seorang korban yang selamat adalah seorang anak kecil bernama Ali yang masih berusia 5 tahun.

Bocah lelaki ini ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB di timbunan puing-puing kayu.

"Pertolongan pada pukul 08.30 WIB. Korban anak yang diselamatkan atas nama Ali, umur 5 tahun," kata Kepala Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal.

Halaman
1234
Tags:
Tsunami Selat SundaKorban Meninggal Dunia Tsunami Banten dan LampungBantenLampung Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved