Tsunami di Banten dan Lampung
4 Informasi Terbaru Tsunami Selat Sunda, Identitas Korban, Cara Berdonasi dan Cari Keluarga Hilang
4 Informasi Terbaru Tsunami Selat Sunda, Identitas Korban, Cara Berdonasi dan Cari Keluarga Hilang dan laporkan diri.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Pada Sabtu, (22/12/2018) malam, sekitar pukul 21.27 WIB malam, tsunami di Selat Sunda menerjang pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam press release mengatakan tsunami tersebut bukan akibat dari gempa bumi, melainkan adanya aktivitas tektonik.
Tsunami dimungkinkan akibat longsor bawah laut karena pengaruh dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selain itu, pada saat yang bersamaan terjadi gelombang pasang akibat pengaruh bulan purnama.
Sehingga, terdapat kombinasi fenomena alam, yakni tsunami dan gelombang pasang.
• Pasca Tsunami di Banten dan Lampung, PLN Terus Lakukan Perbaikan Listrik di Pandeglang
Berikut TribunWow.com rangkum update fakta mengenai tsunami di Selat Sunda:
1. Korban
Dilansir oleh TribunWow.com, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan jumlah data terkini korban tsunami dan jumlah kerusakan fisik pascatsunami, melalui akun Twitternya @Sutopo_PN pada Senin (24/12/2018).
Sutopo menyatakan jumlah korban tewas terus bertambah.
Dari update data yang disampaikan Sutopo pukul 07:00 WIB, jumlah korban tewas tercatat 281 orang.
Sutopo juga menuliskan ada 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang telah mengungsi.
Untuk kerusakan fisik tercatat 611 rumah rusak, 69 hotel dan vila rusak, 60 warung dan toko rusak.
Tak hanya itu, sebanyak 420 perahu juga mengalami kerusakan.
2. Identifikasi Jenazah
Dikutip dari Kompas.com, hingga Senin (24/12/2018) pukul 14.00 WIB telah ditemukan 222 jenazah di wilayah pesisir Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/mobil-ringsek-akibat-tsunami-di-anyer.jpg)