Tsunami di Banten dan Lampung
Pasca Tsunami di Banten dan Lampung, PLN Terus Lakukan Perbaikan Listrik di Pandeglang
Pasca tsunami Banten dan Lampung, PLN terus melakukan perbaikan listrik di lokasi terdampak tsunami, terutama di daerah Pandeglang
Penulis: Nirmala Kurnianingrum
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan perbaikan listrik di lokasi terdampak tsunami Banten dan Lampung.
Hal ini diketahui dari postingan yang dibagikan oleh Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.
Dilansir Tribunwow.com dari laman Twitternya @Sutopo_PN pada Senin (24/12/2018), terlihat beberapa petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik.
• Bani Seventeen Jadi Korban Tsunami Banten, sang Istri Ternyata Tengah Mengandung Anak Kedua
Sutopo menyampaikan bahwa jaringan listrik di lokasi terdampak tsunami Selat Sunda mengalami padam.
Sutopo menerangkan, petugas PLN melakukan perbaikan listrik di daerah Pantai Batu Hideung Desa Tanjung Jaya, jalur menuju Kecamatan Sumur Pandeglang.
"PLN terus melakukan perbaikan jaringan listrik yang padam akibat tsunami di daerah terdampak.
Petugas PLN masih melakukan perbaikan listrik di daerah Pantai Batu Hideung Desa Tanjung Jaya, jalur menuju Kec. Sumur Pandeglang," tulis Sutopo dalam cuitannya.
Diberitakan dari Tribunnews.com pada Minggu (23/12/2018), PT PLN (Persero) mengungkapkan, 102 gardu listrik padam dan 41 tiang listrik patah hingga roboh akibat terjangan tsunami di sejumlah wilayah di Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandeglang, Banten dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018).
"Saat ini kondisi pelistrikan sebagian besar padam, kurang lebih 146 gardu normal hidup, sementara 102 gardu padam dan dalam perbaikan. 41 tiang listrik rusak, 2 roboh 39 patah," jelas Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN (Persero), I Made Suprateka saat jumpa pers di posko PLN di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (23/12/2018).
• Bela Sungkawa Paus Fransiskus atas Tsunami di Banten: Saya Merasa Dekat dengan Orang yang Kehilangan
PLN menjanjikan pelistrikan di kedua wilayah tersebut akan berjalan normal dalam dua hari ke depan.
Made mengatakan, PLN telah mengirim tim gerak cepat tanggap bencana, para teknisi dan 36 ambulans untuk evakuasi bencana tersebut.
"Kami perbaiki dalam satu dua hari semoga normal kembali. Dilaksanakan petugas-petugas kami untuk segera perbaikan. Kami kirimkan tim reaksi cepat untuk bantu korban-korban di lokasi. Semoga dapat ber manfaat bagi yang mengalami musibah di situ," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, tsunami yang melanda Banten dan Lampung terjadi pada Sabtu (22/12/2018), sekitar pukul 21.27 WIB.
Setidaknya 199 karyawan PT PLN (Persero) beserta keluarga menjadi korban bencana tersebut.
Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah korban tewas sebanyak 29 orang, 157 selamat atau luka-luka, sementara 13 lainnya masih menghilang.
(TribunWow.com/ Nirmala)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kawasan-pantai-anyer-pasca-tsunami.jpg)