Terikini Daerah
Anies Baswedan Mengadakan Sayembara Penataan Desain Monas dan Kawasan Medan Merdeka
Anies Baswedan mengadakan sayembara penataan desain interior Monas dan desain tapak kawasan Medan Merdeka yang diikuti oleh 115 profesional
Penulis: Rinjani Alam Pratiwi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membagikan kegiatan kerjanya melalui akun Instagram @aniesbaswedan pada Jumat (21/12/2018).
Kawasan Monumen Nasional (Monas) belum pernah mengalami peremajaan yang signifikan.
Terkait hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan sayembara penataan desain interior Monas dan desain tapak kawasan Medan Merdeka.
"Sejak dibuka tanggal 12 Juli 1975, Kawasan Monumen Nasional belum pernah mengalami peremajaan yang signifikan,
maka dari itu guna menghadirkan wajah baru di kawasan Monumen Nasional dan Medan Merdeka,
Pemprov DKI Jakarta mengadakan sayembara penataan desain interior Monas dan desain tapak kawasan Medan Merdeka," tulis Anies
• Anies Baswedan Jalin Kerja Sama Bidang Pangan, Transportasi, dan Air Bersih Antar Jabodetabekjur
Sebanyak 115 profesional telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam sayembara desain interior Monas dan desain tapak kawasan Medan Merdeka.
"Sebanyak 115 profesional telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam sayembara desain interior Monas dan desain tapak kawasan Medan Merdeka.
Siang tadi kami bertemu untuk menjelaskan gagasan besar sayembara Monas ini," tulis Anies
Pemprov DKI Jakarta berharap karya dan desain yang akan dihasilkan dalam sayembara tersebut dapat memenuhi beberapa aspek.
Aspek yang pertama, dapat menjadi ruang ketiga yang berarti menjembatani antara ruang kerja dan ruang tempat tinggal seluruh warga Jakarta.
Kedua, sebagai simbol penghormatan perjalanan waktu spirit perjuangan pendirian bangsa Indonesia.
• Penuhi Satu Janji Kampanye, Anies Baswedan: Kami akan Bangun ITF
Ketiga, menjadi ruang interaksi dan tempat untuk menyetarakan seluruh warga Jakarta dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.
Keempat, menjadi ruang ekspresi dan berbagai kegiatan nasional.
Kelima, sebagai sarana edukasi publik dan pembiasaan prilaku masyarakat