Kabar Selebriti
Program 'Menembus Mata Batin' Roy Kiyoshi Dapat Protes dari Komunitas Pecinta Hewan
Program acara stasiun televisi ANTV, Menembus Mata Batin (MMB), ramai diprotes oleh animal lovers karena berbau mistis dan menyalahgunakan hewan-hewan
Penulis: Nirmala Kurnianingrum
Editor: Claudia Noventa
5. Siluman kadal putih (Padahal Tegu)
Gue sih was-was orang bakal mikir yang enggak-enggak sama hewan-hewan ini, lagian kalau kita ke warung yang nonton acara ini anak anak Sekolah Dasar (SD) sama emaknya sama bapaknya.
Nah anak-anak kan belum begitu ngerti kaya anak dewasa nanti dipikirnya bener.
Ini kepanjangan, para animal lovers silahkan ada unek-unek atau kalian lebih tau mengenai episode yang menampilkan binatang, karena gue gak pernah nonton acara ini kecuali gak sengaja ada lewat di Youtube," tulis akun Facebook Eris Riswandi.
• Viral Video King Kobra Tak Berpindah selama 4 Tahun, Panji Sang Petualang hingga Buka Suara


Unggahan Facebook Eris Riswandi tersebut telah mencapai 67 komentar dan 68 kali dibagikan.
Warganet juga antusias menanggapi unggahan tersebut.
Seperti akun Sultan Rajo Bintang memberikan komentar, "Parah acara menyesatkan".
"Ayo bikin petisi boikot acara ini," tulis akun Enno Dwipangga Zaskya.
"Nah, akhirnya ada yang protes. Saya daridulu udah ngerasa aneh sama KPI, tapi ya sudahlah," tulis akun Herdi Adrian.
Diberitakan oleh Tribunjatim.com pada Selasa (11/12/2018), Panji Sang Petualang juga mendukung acara "Menembus Mata Batin" milik Roy Kiyoshi ditutup.
• Hendak Beri Makan King Cobra Peliharaanya, Panji Sang Petualang Malah Kena Gigit
Ini bukan pertama kalinya Panji Sang Petualang mengkritik acara "Menembus Mata Batin" milik Roy Kiyoshi.
Sebelumnya, Panji Sang Petualang sempat me-repost postingan kritikan untuk acara "Menembus Mata Batin" milik Roy Kiyoshi.
Beragam kritikan itu muncul setelah kadal Tego dikaitkan dengan hal mistik di tayangan tersebut.
Kali ini, surat terbuka berupa kritikan tersebut langsung dilayangkan ke pihak ANTV selaku stasiun televisi yang menayangkan acara itu.
Surat tersebut dilayangkan oleh komunitas pecinta hewan melalui akun Instagram @amfibireptilindonesia.