Breaking News:

Kabah Tokoh

Jawaban Habib Bahar bin Smith saat Ditanya Capres Pilihannya

Habib Bahar bin Smith angkat bicara soal pilihan calon presidennya di Pilpres 2019. Dirinya mengaku akan mendukung capres yang diangkat ulama.

Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
TribunWow.com/Octavia Monica
Habib Bahar bin Smith 

TRIBUNWOW.COM - Habib Bahar bin Smith angkat bicara soal pilihan calon presidennya di Pilpres 2019.

Hal ini diungkapkan Habib Bahar bin Smith saat menjadi narasumber di acara Fakta, Tv One, yang tayang Senin (10/12/2018).

Awalnya, Balques Manisang selaku pembawa acara bertanya pada Habib Bahar bin Smith terkait ceramah yang dianggap mendukung kubu oposisi.

Habib Bahar bin Smith Ungkap Perlakuan Penyidik, hingga Jadi Tersangka karena Kemungkinan Desakan

Menanggapi hal itu, Habib Bahar bin Smith segera membantahnya dan menjelaskan ceramah itu dilakukannya pada dua tahun lalu.

"Adapun kalau dibilang itu ceramah karena Habib Bahar mendukung kubu sebelah, itu ceramah kapan, itu dua tahun lalu. Emang dua tahun lalu ada pencapresan? Kan tidak ada," jelas Habib Bahar.

Lebih lanjut, Habib Bahar mengatakan jika dalam Pilpres kali ini, dirinya akan mendukung calon yang diusung oleh para ulama.

"Jadi saya ngikut calon presiden yang diangkat ulama, kalau saya begitu," ujar Habib Bahar.

Sementara itu diketahui, Habib Bahar bin Smith telah ditetapkan menjadi tersangka karena ceramah yang dianggap ujaran kebencian menjadi viral di sosial media.

Ceramah itu merupakan video yang diambil pada 8 Januari 2017 saat peringatan Maulid Nabi di Palembang.

Kata sang Kakak soal Habib Bahar yang Kini Ditetapkan sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Sebelumnya diberitakan, Habib Bahar sempat mengungkapkan perlakukan penyidik saat dirinya datang ke Bareskrim Polri pada Kamis (6/12/2018) lalu.

"Alhamdulillah pemeriksaan berjalan lancar, kami kooperatif ketika mendapatkan panggilan pertama dari Bareskrim kami dapat surat panggilan pada Hari Senin, kami kooperatif disambut dengan baik oleh penyidik-penyidik," ujar Habib Bahar.

"Setelah itu kami di BAP, dimulai penyidikan tanya jawab para penyidik bertanya saya menjawab, setiap waktu salat penyidik berhenti dan membolehkan kami untuk salat."

Tidak Mau Meminta Maaf ke Jokowi, Habib Bahar: Lebih Baik Saya Busuk di Dalam Penjara

"Masyaallah mereka menyidik dengan baik, akhirnya kemudian dinaikkan jadi tersangka dan tidak ditahan, mereka profesional dan tidak ditahan," tambahnya.

Lalu, saat ditanya alasan mengapa dirinya terkesan sangat lama berada di Bareskrim, Habib Bahar menjawab jika dirinya menjawab pertanyaan dengan panjang lebar.

"Karena saya jawabnya panjang-panjang, saya ke sana bawa kitab-kitab ada juga yang lain karena isi ceramah yang dipersoalkan masalah agama saya juga bawa dengan dalil agama, sampai selesai," jelas Habib Bahar.

Dari 24 pertanyaan yang dicecar ke Habib Bahar, dirinya mengaku semua pertanyaan dijawabnya dengan lancar.

Ia juga mengungkapkan beberapa pertanyaan yang ditanyakan kepadanya saat penyidikan.

"Polisi bertanya apakah betul ini saya? Ya betul ini saya, lalu ini kapan? Seingat saya dua tahun lalu."

"Terus tanya bulan berapa, saya lupa, terus diperlihatkan ceramah selama 1 jam, kemudian sampailah pada pokok permasalahan, di transkrip sama tim penyidik," katanya.

Ini Alasan Habib Bahar Tak Ditahan meski Telah jadi Tersangka, Berikut Kalimat yang Diperkarakan

Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, Habib Bahar pun tak menyalahkan pihak penyidik karena ia melihat kemungkinan para penyidik itu mendapatkan desakan dari atasan mereka.

"Jadi bapak-bapak penyidik, beliau-beliau menjalankan kewajibannya, jadi ya status tersangka di sini tidak menyalahkan bapak-bapak penyidik karena mereka yang dipimpin."

"Ada pimpinan-pimpinan-pimpinan, mungkin ya mungkin bisa jadi didesak dari atasan-atasan bisa jadi seperti itu. Jadi ya saya terima, makanya saya tanda tangan," katanya.

Simak video selengkapnya di bawah ini:

(TribunWow.com/ Rekarinta Vintoko)

Tags:
Habib Bahar dilaporkan ke PolisiHabib Bahar bin SmithPilpres 2019
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved