Breaking News:

Fakta-fakta soal Kosmetik Ilegal yang Diendorse Artis, Pemilik Ditangkap hingga Bisa Sebabkan Kanker

Tak main-main, tujuh artis endorse yang memasarkan kosmetik ilegal berbahan baku dari luar negeri ini bisa memicu kanker.

Editor: Claudia Noventa
Tribun Timur
Petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel memperlihatkan barang bukti Kosmetik Ilegal serta kedaluwarsa yang akan dimusnahkan di halaman kantor BBPOM Sulsel, Jl Baji Minasa, Makassar, Selasa (26/6). Sebanyak 11.672 pcs produk kosmetik, 1200 pcs pangan kadaluarsa, 788 pcs obat tradisonal dan 435 produk obat terlarang hasil sitaan selama satu tahun dengan kerugian negara mencapai total Rp1,3 miliar dimusnahkan. 

Masih kata Rofik, penggunaan kosmetik ilegal hingga serum pemutih kulit sangat berbahaya jika tidak dilakukan oleh dokter yang berkompeten di bidangnya.

"Efek samping bisa menyebabkan kanker," jelasnya.

Ayu Ting Ting Buka Suara soal Maraknya Kosmetik Palsu yang Di-endorse Para Artis

Berdasar hasil penyidikan sementara, penyidik menduga pelaku membeli bahan baku kosmetik ini dari luar negeri, karena sebagiannya tidak diproduksi di dalam negeri.

"Belum dipastikan, tetapi penyidikan mengarah ke sana" ucap dia.

Gandeng artis papan atas

KIL mengeluarkan anggaran puluhan juta menggandeng artis papan untuk memasarkan produk kosmetik ilegal hasil oplosannya.

Ada tujuh artis yang menjadi endrose produk kecantikan pemutih ilegal tersebut, dua di antara mereka adalah penyanyi berinisial VV dan NR.

Artis endrose lainnya adalah, OR, MP, NK, DK dan artis B yang merupakan DJ ternama. Jasa mereka KIL gunakan setiap satu minggu.

"Tarif endrose mulai Rp 7 Juta hingga 15 juta," ungkap KIL di Mapolda Jatim, Surbaya, Rabu (5/12/2018).

Rofik memaparkan sejumlah artis itu mempromosikan produk dengan memamerkan foto produk kosmetik kecantikan yang diminta KIL.

"Kisaran salary (gaji) endrose masing-masing artis berbeda sekitar Rp 15 juta," dia menambahkan.

Apakah yang dimaksud artis endrose VV itu adalah Via Vallen dan NR Nella Kharisma? Rofik mengatakan tidak bisa menyebutkan karena saat ini proses penyidikan masih berlanjut.

"Tidak bisa kami sampaikan. Yang jelas, masing-masing artis per minggu dapat gaji Rp 7 juta hingga Rp 15 juta, sesuai kontraknya," tegas dia.

Bakal periksa tujuh artis

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan penyidikan kasus perkara kosmetik ilegal perlu pembuktian.

Halaman
123
Tags:
kosmetik ilegalArtis Endorse Produk Kecantikan IlegalVia Vallen
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved