Fakta-fakta soal Kosmetik Ilegal yang Diendorse Artis, Pemilik Ditangkap hingga Bisa Sebabkan Kanker
Tak main-main, tujuh artis endorse yang memasarkan kosmetik ilegal berbahan baku dari luar negeri ini bisa memicu kanker.
Editor: Claudia Noventa
Masih kata Rofik, penggunaan kosmetik ilegal hingga serum pemutih kulit sangat berbahaya jika tidak dilakukan oleh dokter yang berkompeten di bidangnya.
"Efek samping bisa menyebabkan kanker," jelasnya.
• Ayu Ting Ting Buka Suara soal Maraknya Kosmetik Palsu yang Di-endorse Para Artis
Berdasar hasil penyidikan sementara, penyidik menduga pelaku membeli bahan baku kosmetik ini dari luar negeri, karena sebagiannya tidak diproduksi di dalam negeri.
"Belum dipastikan, tetapi penyidikan mengarah ke sana" ucap dia.
Gandeng artis papan atas
KIL mengeluarkan anggaran puluhan juta menggandeng artis papan untuk memasarkan produk kosmetik ilegal hasil oplosannya.
Ada tujuh artis yang menjadi endrose produk kecantikan pemutih ilegal tersebut, dua di antara mereka adalah penyanyi berinisial VV dan NR.
Artis endrose lainnya adalah, OR, MP, NK, DK dan artis B yang merupakan DJ ternama. Jasa mereka KIL gunakan setiap satu minggu.
"Tarif endrose mulai Rp 7 Juta hingga 15 juta," ungkap KIL di Mapolda Jatim, Surbaya, Rabu (5/12/2018).
Rofik memaparkan sejumlah artis itu mempromosikan produk dengan memamerkan foto produk kosmetik kecantikan yang diminta KIL.
"Kisaran salary (gaji) endrose masing-masing artis berbeda sekitar Rp 15 juta," dia menambahkan.
Apakah yang dimaksud artis endrose VV itu adalah Via Vallen dan NR Nella Kharisma? Rofik mengatakan tidak bisa menyebutkan karena saat ini proses penyidikan masih berlanjut.
"Tidak bisa kami sampaikan. Yang jelas, masing-masing artis per minggu dapat gaji Rp 7 juta hingga Rp 15 juta, sesuai kontraknya," tegas dia.
Bakal periksa tujuh artis
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menjelaskan penyidikan kasus perkara kosmetik ilegal perlu pembuktian.