Pilpres 2019
Relawan Jokowi di Bogor Pulang Bawa Bingkisan seusai Dilantik, Ini Kata Suryo Prabowo
Mantan Kepala Staf Umum TNI Purnawirawan Suryo Prabowo memberikan komentarnya terkait pelantikan relawan Joko Widodo di Bogor beberapa waktu lalu.
Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Mantan Kepala Staf Umum TNI Purnawirawan Suryo Prabowo memberikan komentarnya terkait pelantikan relawan Joko Widodo (Jokowi) di Bogor beberapa waktu lalu.
Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Suryo Prabowo melalui akun Twitter-nya, @marierteman, Kamis (29/11/2018).
Awalnya, Suryo Prabowo mentautkan pemberitaan terkait pelantikan relawan Jokowi di Bogor pada Selasa (27/11/2018).
• Galang Sumbangan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah Kantongi Lebih dari Rp2 Miliar
Dalam pemberitaan itu disebutkan, jika para relawan pulang dengan membawa bingkisan.
Terkait hal itu, Suryo Prabowo mengatakan jika relawan diberi ongkos.
Dirinya mengira relawan itu rela 'berjuang'.
"Rupanya relawan itu diongkosi ya, saya kira bener2 rela “berjuang”," tulis Suryo Prabowo.

Cuitan Suryo Prabowo, Kamis (29/11/2018). (Twitter/@marierteman)
Diberitakan TribunnewsBogor.com, calon presiden nomor urut 01, Jokowi melantik ribuan warga Kabupaten Bogor sebagai tim pendukungnya di Gedung Pergudangan Olympic Bogorindo, Sentul Bogor, Selasa (27/11/2018).
Ribuan warga yang berkumpul sejak siang hari ini ditemui Jokowi sekitar pukul 16.00 WIB sore.
Pantauan Tribun di lapangan, para warga dari berbagai elemen lapisan ini juga tampak kompak memakai pakaian serba hitam serta topeng Jokowi.
Selain itu, ketika mereka membubarkan diri sebagian besar dari mereka membawa bingkisan untuk dibawa pulang.
Menurut seorang pendukung Jokowi, Maulana (30), masing-masing warga yang datang mendapatkan topeng dari pihak panitia.
Kemudian, warga juga mendapat bingkisan yang merupakan sweater tim pendukung Jokowi.
"Ada banyak, ada sweater, sticker juga," katanya, Selasa (27/11/2018).
Terpantau hingga jelang petang, ribuan orang pendukung Jokowi memadati jalanan kawasan Sentul saat mereka membubarkan diri.