Breaking News:

Kabar Tokoh

Debat dengan Jubir Jusuf Kalla soal Omongan Jokowi, Said Didu: Mari Kita Jujur-jujur Sajalah

Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu tampak berdebat dengan juru bicara (jubir) Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah.

Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribunnews.com
Said Didu 

Menanggapi jawaban Husain Abdullah, Said Didu lantas menanyakan kapan bunga KUR mencapai 23 persen.

Ia juga meminta agar semua pihak jujur.

"Pak, sebelum pemerintahan pak Jokowi adalah tahun 2013 dan suku bunga KUR saat itu adalah 11-13 %.

Tahun berapa bunga KUR itu 23 % ? Intinya saya ingin kita semua jujur saja agar rakyat tdk disuguhin polemik masalah setiap hari," tulis Said Didu.

"Kenapa tdk katakan sekalian bhw sblm pemerintahan jokowi tdk ada KUR - tapi sblmmya lama. Krn jelas thm 2013 itu tahun sblm pemerintahan sekarang Pak dan bunga KUR sdh sktr 11 %. Mari kita jujur2 sajalah," sambung Said Didu.

Jokowi Tegaskan Komitmennya pada UMKM, Kaesang Pangarep: Jiwa dan Raga Saya Langsung Terpanggil

"Bapak yg menyatakan demikian di mention bapak di awal bhw sblm pemerintahan jokowi bunga KUR 23 % padahal data menunjukkan bhw thn 2011 aja bunga KUR sdh ada yg 11 %. Tahun 2011 kan sblm pemerintahan ini kan ?"

"Saran saya pak @husainabdullah1 menanyakan ke pak Wapres Pak @Pak_JK ttg KUR krn beliaulah inisiator program ini pada saat beliau jadi Wapres Pak @SBYudhoyono pasti beliau tahu persis," lanjut Said Didu.

Sementara itu, melalui akunnya, Husain tetap bersikukuh jika Jokowi tidak keliru menyebut penurunan dari 23 persen menjadi 7 persen.

Di sisi lain, Said Didu lantas memberikan penjelasan panjang lebar mengenai KUR setelah berdebat dengan Husain.

"1. #KUR. Sehubungan dengan terjadinya diskursus ttg bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yg berawal dari mention akun Bpk Presiden Pak @jokowi bhw bunga KUR sdh diturunkan dari 23 % menjadi 9 dan 7 % saya coba buat kultwit singkat ttg KUR.

2. #KUR. Ide KUR dimulai saat pemerintahan Pak @SBYudhoyono dan Pak @Pak_JK tahun 2006 dengan tujuan memangkas ketidakadilan bunga bank kredit UMKM dg bunga Bank Usaha besar. Saat itu bunga kredit UMKM di atas 20 % sementara kredit Usaha besar bunganya di bawah 15 %

3. #KUR. Dari hasil bahasan berbagai rapat yg sering dipimpin langsung oleh Bpk Wapres saat itu Pak @Pak_JK ditemukan solusi untuk memberikan subsidi selisihnya bunga kepada kredit UMKM dan memberikan asuransi resiko kredit UMKM sehingga Bank tdk menanggung rugi dan resiko.

4. #KUR. Tingkat suku bunga maksimum KUR yg ingin dicapai saat itu adalah maksimum 12 % dan selisih bunga dg kredit komersial ditanggung oleh pemerintah Yang dimasukkan dalam APBN mulai tahun 2007. Jadi suku bunga KUR tidak pernah mencapai 23 %.

5. #KUR. Seperti umumnya, perhitungan dasar suku bunga adalah suku bunga flat - buka suku bunga efektif - sehingga membandingkannya pun harus setara. Jika menggunakan tingkat suku bunga flat yg digunakan maka pembandingnyapun adalah tingkat suku bunga yang sama.

6. #KUR. Data tentang bunga KUR sdh tersedia di banyak sumber info, termasuk di Google jika mau dicari. Sbg info saja bhw tahun 2011 bunga KUR sudah sekitar 11 % sehingga pernyataan akun Bpk Presiden bhw bunga KUR turun dari 23 % mungkin kesalahan informasi atau kesalahan Admin.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Kredit Usaha Rakyat (KUR)Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)Muhammad Said DiduPresiden Joko Widodo (Jokowi)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved