Kabar Tokoh
Reaksi Hotman Paris saat Ditegur Kapolres seusai Bela Ayah Korban Perkosaan yang Dilaporkan Pelaku
Hotman Paris ditegur Kapolres Bogor setelah mengunggah video pembelaan terhadap ayah korban pemerkosaan yang dilaporkan pelaku lantaran menonjoknya.
Editor: Lailatun Niqmah
Padahal, kata dia, pada UU Perlindungan Anak, seharusnya identitas korban dilindungi.
• Hotman Paris Sebut Ada Oknum Aparat Marah soal Konsultasi Hukum di Kopi Johny: Tolong Dibuka Hatinya
Ia juga meminta Hotman Paris agar mengkonfirmasi terlebih dahulu sebelum memposting, dan menyindir bahwa penegakan kasus hukum itu bukan di warung kopi.
Ini komentar lengkapnya :
"Yang Mulia dan terpintar Bpk Hotman Paris, saya Kapolres Bogor yg membawahi Polsek gn Putri.
Telah saya check anggota saya, bahwa tidak ada laporan dari pelaku yg telah dipukul oleh orangtua korban tersebut.
Untuk kasus tersebutpun sudah tahap 1 dikejaksaan untuk diperiksa kelengkapannya.
Saya juga baru tahu ada persekusi terhadap pelaku oleh ayah korban dari video ini dan saya sudah menegur penyidik.
Tapi yang saya tidak habis pikir ada orangtua dan Ahli Hukum yg mengekpose anak korban kekerasan seksual dalam medosos, itu adalah juga merupakan biktimisasi berkelanjutan yg dialami oleh korban.
Sedangkan UU Perlindungan anak dengan sangat keras melindungi identitas korban, untuk pertimbangan masa depan anak korban.
Sebaliknya lain kali Anda konfirmasi kembali ke kami sebelum memberikan pernyataan yg bisa merugikan bagi kami, penegakan hukum itu bukan di warung kopi."
• Sindiran Hotman Paris untuk Para Politisi: Sebagian Besar Sibuk Memikirkan Cara Membuat Hoax

Rupanya, komentar panjang dari AKBP Andi M Dicky itu dibalas lagi oleh Hotman Paris.
Ia menyebut kalau dirinya sudah menutupi wajah korban di video tersebut.
Tak hanya itu, Hotman Paris justru mempertanyakan sikap Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky yang seolah tak suka jika masyarakat mengadukan masalah hukumnya ke Kopi Joni.
Ini balasan dari Hotman Paris:
"@andimochammaddicky ortu korban datang subuh hari menangis ke kopi joni! Apakah menurut kapolres bogor saya harus tolak hanya krn di warung kopi!?