Terkini Daerah
Penampakan Jembatan Kalikuto Diuji Beban 36 Truk agar Penghubung Tol Trans Jawa Ini Bergoyang
Pembangunan tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak hingga Surabaya ditargetkan rampung pada akhir 2018.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Pembangunan tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak hingga Surabaya ditargetkan rampung pada akhir 2018.
Dikutip TribunWow.com dari laman Binamarga, Kamis (15/11/2018), ada dua jembatan khusus untuk merealisasikan target tersebut, yakni jembatan Kalikuto di ruas Batang-Semarang dan jembatan Kalikenteng di ruas Salatiga-Boyolali.
Pada Kamis-Jumat (8-9/11/2018), Jembatan Kalikuto, dilakukan uji beban (loading test) sebagai persyaratan mendapatkan sertifikat kelaikan keamanan dan keselamatannya dari Komite Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).
Uji coba tersebut di antaranya menempatkan 36 truk di titik-titik tertentu Jembatan Kalikuto.
Direktur Pengembangan Jaringan Jalan Rachman Arief Dienaputra, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Semarang Achmad Cahyadi dan Kepala Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Jalan Yudha Handita Pandjiriawan.
Jembatan Kalikuto yang memiliki panjang 160 meter sempat difungsionalkan secara sementara pada arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2018.
Jembatan ini merupakan jembatan pertama di Indonesia yang strukturnya dirakit di lokasi pemasangan.
• Polisi Sebut Kecelakaan 5 Remaja Pengendara Motor yang Masuk Jalan Tol Tomang karena Tak Tahu Jalan

Jembatan Kalikuto di ruas Batang-Semarang. Jembatan ini penghubung tol Trans Jawa. (Binamarga)
Sedangkan untuk material baja dirakit di tiga tempat berbeda yakni di Serang, Tangerang, dan Pasuruan.
Jembatan dirancang secara khusus memenuhi unsur kekokohan, fungsi dan juga estetika.
Diharapkan jembatan yang memiliki bobot 2.400 ton tersebut dapat menjadi landmark dari tol Batang-Semarang.
Yudha mengatakan, sesuai yang diatur Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 41 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan, sebuah jembatan yang sudah selesai konstruksinya, sebelum operasional harus disertifikasi melalui pengecekan oleh KKJTJ yang salah satunya melalui uji beban.
• Pemerintah Targetkan 13 Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi pada Akhir Tahun 2018
Selain uji beban pasca selesainya konstruksi, jembatan khusus juga harus mendapat sertifikasi perencanaan dari Menteri PUPR yang merupakan hasil rekomendasi KKJTJ.
Loading test jembatan Kalikuto dilakukan secara dua kali yaitu uji beban statis pada Kamis (8/9/2018) malam dan uji beban dinamis pada Jumat lalu.
Yudha menjelaskan, uji statis dilakukan untuk mengetahui deformasi jembatan terhadap beban yang direncanakan.
Uji dilakukan dengan memposisikan 36 truk pada spot-spot tertentu dari jembatan untuk mengetahui deformasinya.