Pesawat Lion Air Jatuh
Pemilik Lion Air Hadiri Konferensi Pers Terkait JT 610, Ini Ungkapan Kekecewaan Keluarga Penumpang
Jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor rute penerbangan JT-610 (Jakarta-Pangkalpinang) membuat keluarga penumpang merasa sedih dan kehilangan.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Bobby Wiratama
"Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi untuk semua jajaran yang telah mengevakuasi dan bekerja penuh, tapi tidak untuk Lion Air.
Pak Rusdi Kirana saya anggap gagal," kata Ayahanda Johan Ramadan yang disambut riuh oleh keluarga korban lainnya.
Ia juga meminta Rusdi untuk berdiri.
• Tak Berani Ceritakan Penemuannya, Agus Sulaiman Penyelam untuk Evakusi Lion Air JT-610 Menangis
"Dengan rasa hormat, pak. Saya mohon Pak Rusdi Kirana berdiri. Saya baru lihat pertama kali ini Pak Rusdi," imbuhnya.
Rusdi kemudian berdiri menghadap ratusan wajah yang tak gembira itu sembari menunduk dan menangkupkan tangan di depan dada layaknya tanda permintaan maaf.
Mempertanyakan kondisi teknis pesawat
Pertanyaan ini datang dari Mohamad Bambang Sukandar selaku ayah penumpang Lion JT 610 bernama Pangki Pradana Sukandar.
Bambang sebelumnya meminta Lion Air untuk memperbaiki manajemennya, dan kemudian mempertanyakan mengenai kondisi pesawat.
"Saya dapat info, benar atau tidak bahwa pesawat ini sedang trouble dari Bandara Ngurah Rai, take off sampai landing di Bandara Cengkareng, kemudian ada perbaikan. Apakah perbaikan itu sudah clear?" Ujar Bambang.
Bambang mengungkapkan jika memang ada kelalaian dari kondisi pesawat, ia menilai harus ada proses hukum yang setimpal.
"Sudah barang tentu teknisi engineer Lion harus bertanggung jawab penuh. Nyawa 100 orang lebih ini," kata Bambang dengan suara bergetar dan menitikkan air mata.
"Hukumnya mutlak bertanggung jawab karena menyatakan pesawat clear untuk take off kembali," sambungnya.
Bambang juga meminta pihak kepolisian untuk dapat menyelesaikan proses identifikasi korban.
• UPDATE: KNKT Ungkap Fakta Penyebab Lion Air JT-610 Hancur, dan Data 27 Jenazah yang Teridentifikasi

Meminta pemerintah agar maskapai lain menyediakan penerbangan pagi
Bambang juga meminta pemerintah untuk menambah penerbangan pada pagi hari, dari Jakarta ke Bangka Belitung, dilansir dari TribunJakarta.com, Senin (5/11/2018).