Breaking News:

Pesawat Lion Air Jatuh

Tim DVI Lakukan Identifikasi Korban Lion Air JT 610 dan Sudah Ambil Sampel DNA dari 238 Bagian Tubuh

Sebanyak 238 bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 telah diambil sampel DNA untuk diidentifikasi.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas gabungan membawa kantong berisi puing pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (31/10/2018). Memasuki hari ke-3 pencarian, petugas gabungan terus melakukan pencarian puing pesawat Lion Air JT 610 dan korban. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Kombes Pol Musyafak menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan identifikasi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP JT 610.

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Jumat (2/11/2018), Musyafak menjelaskan, sebanyak 238 bagian tubuh korban telah diambil sampel DNA-nya.

Bagian-bagian tubuh itu diambil dari 48 kantong jenazah yang telah ditemukan tim SAR sebelumnya.

"Dari 48 kantong, waktu hari pertama 24 kantong, hari kedua 24 kantong, hari ketiga 8 kantong, dan pagi ini kami memeriksa 6 kantong jenazah," ujar Musyafak di Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018).

Tangkap Sinyal CVR Black Box Lion Air, BBPT Ungkap Kendala Pencarian

Musyafak menjelaskan, sampel DNA tersebut nantinya akan dicocokkan atau direkonsiliasi dengan data ante mortem yang diambil dari keluarga korban.

"Sebagai contoh, ante mortem sudah ada 152 sampel DNA keluarga korban yang sudah bisa kami ambil," tambahnya.

Musyafak memaparkan, sebelumnya, total keluarga yang sudah melaporkan kecelakaan tersebut adalah berjumlah 212 orang.

Namun, setelah diverifikasi, ternyata ada data ganda dan akhirnya dinyatakan totalnya berjumlah 189 orang.

"Jadi yang belum kami ambil sampelnya tinggal 37," pungkasnya

Sementara itu, mengutip laman Twitter @SAR_NASIONAL, Badan SAR Nasional (Basarnas) pada hari ke-4 operasi SAR Lion Air JT 610, Kamis (1/11/2018), telah menemukan total 9 kontong jenazah.

Dengan demikian, hingga Kamis (1/11/2018) pukul 21.00 WIB, Basarnas telah mengumpulkan 65 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) lalu.

Lumpur Tebal dan Arus Deras jadi Kendala di Hari Keempat Pencarian Lion Air PK-LQP

Mengutip tayangan Metro TV, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syaugi saat konferensi pers di dermaga JICT 2 Tanjuk Priok Jakarta, Kamis, menginformasikan, ke-65 kantong jenazah itu telah dibawa oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.

"Untuk korban sendiri tetap kita mengevakuasi dan mencari sampai malam hari ini, kita lihat sudah 65 kantong jenazah yang kita serahkan kepada tim DVI Rumah Sakit Polri di Kramat Jati," kata M Syaugi.

Update Proses Evakuasi Korban Lion Air JT 610: 65 Kantong Jenazah Diserahkan ke RS Polri

M Syaugi memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

"Kita tetap sinergi dan tetap semangat. Tim-tim yang bekerja sama baik itu dari Basarnas, TNI, Polri, BPPT, KNKT, Bakamla, Pertamina, Kementerian Perhubungan, banyak sekali, termasuk masyarakat ataupun nelayan," ujar M Syaugi.

Halaman
12
Tags:
Korban Lion Air JT 610Penumpang Lion Air JT 610 yang jatuhPesawat Lion Air JT-610Pesawat Lion Air JatuhIdentifikasi Korban Lion Air JT 610
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved