Liga Champions
Berkat MU, Cristiano Ronaldo Akhirnya Muncul usai Menghilang karena Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Cristiano Ronaldo akhirnya muncul untuk pertama kalinya setelah tersandung kasus dugaan pemerkosaan pada seorang model.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Astini Mega Sari
Selain itu, Mayorga juga takut menghadapi stigma sebagai korban kekerasan seksual.
Namun kini, sembilan tahun kemudian, Mayorga ingin mengambil jalur hukum.
Ia terinspirasi oleh gerakan #MeToo di mana para korban kekerasan seksual bersatu padu untuk berbagi kisah dan saling menguatkan satu sama lain.

• El Clasico Pekan Depan Digelar Tanpa Messi dan Ronaldo untuk Pertama Kalinya dalam 11 Tahun
Menanggapi hal ini, Ronaldo menyampaikan bantahannya di Twitter.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya menolak tuduhan tersebut.
Pemain Juventus ini juga menuliskan anggapannya tentang pemerkosaan.
Menurutnya, tindakan pemerkosaan adalah sebuah kejahatan yang mengerikan dan sama sekali tidak sejalan dengan nilai hidup yang dianutnya.
Ronaldo menulis pernyataan itu untuk membersihkan namanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa ia tidak mau menjadi bahan pemberitaan media hanya karena ada seseorang yang ingin menggunakan nama besarnya untuk kepentingan pribadi.
Meskipun menolak tuduhan tersebut dengan keras, pada cuitan terpisah ia mengaku akan menunggu hasil investigasi dengan tenang.
Beberapa jam setelah dilaporkan oleh Mayorga, mantan anggota klub Manchester United ini mengunggah sebuah video di Instagram.
Dilansir dari Daily Mail, dalam video tersebut tampak Ronaldo menyeringai memandang kamera sambil berkata, "Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. Apa kata mereka hari ini? Berita palsu."
"Mereka ingin mengambil keuntungan dengan memakai namaku. Nggak apa-apa, aku tetap bahagia dan baik-baik aja, kok," tambahnya lagi.
• Unai Emery Tak Setuju dengan Komentar Arsene Wenger terkait Bintang Arsenal Mesut Ozil
Ronaldo dilaporkan memerkosa Mayorga pada tahun 2009 di sebuah kamar mandi di Palms Hotel and Casino, Las Vegas.
Mayorga saat itu adalah seorang model dan kini berprofesi sebagai guru.
Mayorga juga mengaku telah melaporkan kejadian itu kepada kepolisian setempat hari itu juga.
Ia bahkan sempat ke rumah sakit untuk membuktikan bahwa ia diperkosa melalui serangkaian pemeriksaan.(*)