Breaking News:

Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Bantah Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Khashoggi, Turki Klaim Punya Bukti Keterlibatan Saudi

Arab Saudi akhirnya membuka suara usai dua minggu konsisten memberikan pernyataan tidak mengetahui tentang nasib Jamal Khashoggi.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
theaustralian.com.au
Jamal Khashoggi 

"Jangan lakukan ini di luar, kamu membawaku dalam masalah," tulis Yeni Safak menirukan Mohammed al-Otaibi.

"Tutup mulut jika kamu ingin hidup ketika kamu kembali ke Saudi," ujar seorang lainnya.

Pejabat Turki yang tidak disebutkan namanya telah mengatakan kepada berbagai sumber AS, bahwa Khashoggi terbunuh dalam waktu dua jam setelah tiba di gedung konsulat sebelum akhirnya dimutilasi.

Karyawan Turki di konsulat juga "buru-buru" disuruh pergi pada hari Khashoggi menghilang, menurut surat kabar Turki, Sabah.

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Didominasi Cuaca Berawan, Jaktim dan Tangerang Turun Hujan

Menanggapi tragedi yang terjadi di negaranya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji akan segera mengungkap pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi dalam hitungan hari.

Pernyataan Erdogan terjadi sehari setelah Arab Saudi mengaku Khashoggi tewas dalam pertikaian di gedung konsulat di Istanbul.

"Kami mencari keadilan di sini. Kami bakal mengungkap seluruh kebenaran. Tidak sebagian. Namun, seluruhnya," kata Erdogan dilansir AFP, Senin (22/10/2018).

Diberitakan sebelumnya, Khashoggi pertama kali mengunjungi kedubes Saudi di Istanbul, Jumat (28/9/2018), untuk mendapatkan dokumen berisi pernyataan dia telah menceraikan mantan istrinya, sehingga dia bisa menikahi tunangannya, Hatice Cengiz di Turki.

Kemudian ia diberitahu untuk kembali mengurus dokumen itu pada Selasa, (2/10/2018).

Hatice Cengiz yang menemani Khashoogi menunggu di luar saat Khashoggi mengurus berkas.

Namun lebih dari 10 jam dia di luar kedubes, tidak ada tanda-tanda Khashoggi keluar dari gedung kedubes, alias menghilang.

Kereta Cepat Taiwan Tergelincir, 170 Korban Luka-luka dan 18 Orang Meninggal

Ia kemudian kembali keesokan paginya namun belum ada sosok Khashoggi keluar dari gedung kedubes.

Pada Sabtu, (20/10/2018), televisi negara melaporkan bahwa wartawan itu sebenarnya telah meninggal di kedubes setelah perkelahian.

Hingga kini baik dari pihak AS, Arab Saudi dan Turki masih menyelidiki dan menemukan siapa yang pantas disalahkan atas hilangnya Jamal Khashoggi dalam tragedi ini.

(TribunWow.com/Roifah Dzatu Azmah)

Halaman 2/2
Tags:
Pembunuhan Jamal KhashoggiJamal KhashoggiArab SaudiTurki
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved