Kasus Korupsi

Sehari setelah Ditangkap KPK, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Mengaku tengah Hamil 3 Bulan

Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin tersangka kasus dugaan suap proyek Meikarta, dilaporkan sedang hamil dan ditahan di lokasi yang sama dengan Ratna.

Sehari setelah Ditangkap KPK, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Mengaku tengah Hamil 3 Bulan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin, diduga terlibat kasus suap selain proyek Meikarta. 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan tersangka kasus dugaan suap proyek Meikarta, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, akan mendapat perawatan medis terkait kehamilannya.

Febri berujar KPK akan memenuhi hak medis Neneng jika memang membutuhkan tindakan medis sesuai aturan yang berlaku, dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Jumat (19/10/2018).

"Jika membutuhkan tindakan medis di luar sesuai aturan yang berlaku, akan kami pertimbangkan.

Dari aspek kemanusiaan KPK tetap perlu menempatkannya secara tepat," tegas Febri.

Sebelumnya, Neneng tak menyatakan terkait kehamilannya saat di jemput oleh KPK.

Baru setelah sehari di tangkap dan saat melakukan kunjungan ke dokter, Neneng baru mengakui kehamilannya memasuki bulan ketiga.

Tak Ingin Gegabah, KPK akan Hati-Hati Selidiki Kasus Suap Meikarta

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin di Kantor Bupati Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (15/10/2018).
Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin di Kantor Bupati Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (15/10/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Bupati memang tidak menyampaikan bahwa dia dalam kondisi hamil. Namun setelah selang 1 hari ketika ada kunjungan dokter menanyakan apakah benar dalam kondisi hamil dan dijawab iya.

Jadi (usia kehamilan) sekitar 3 atau 4 bulan," kata Febri di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/10).

Dilain kesempatan, Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya AKBP, Barnabas mengatakan, Neneng ditahan di blok penahanan, yang sama dengan tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong, atau hoaks Ratna Sarumpaet, dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Rabu (17/10/2018).

"Ya mau enggak mau pasti berbaur sama tahanan lain juga. Kan mereka (Ratna dan Neneng) satu sel, kumpul di situ," ujar Barnabas saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/10/2018).

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved