Breaking News:

Kabar Tokoh

Tanggapi soal Kampanye Negatif dan Kampanye Hitam, Fadli Zon: Harus Dibedakan

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kampanye negatif dan hitam harus dibedakan. Menurutnya, kritik kepada pemerintah harus berdasarkan fakta dan data.

Penulis: Vintoko
Editor: Claudia Noventa
Kompas.com
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon 

"Meraih kelas menengah ke atas tidak perlu uang, asal kita punya komitmen, menciptakan moral, memberikan kepastian hukum, memperjuangkan kepastian usaha, mereka bisa jatuh cinta kepada kita," tutur Sohibul.

"Tanpa harus diberi uang oleh kita, bahkan sebaliknya kalau mereka yakin kita bekerja untuk itu, kelas menengah justru bisa memberikan uang kepada kita," lanjut dia.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dan Mahfud MD Beri Tanggapan soal Kampanye Hitam dan Negatif

Di sisi lain, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan jika pernyataan untuk memperbolehkan kampanye negatif dinilai kurang tepat.

Terlebih dengan memberikan perbandingan kuantitas antara kampanye negatif dan kampanye postif dengan jumlah persenan.

"Siapa yang bisa memperseni itu, siapa? Apakah kita ‘oh kita boleh menyebarkan 10 yang 2 (persen) itu negative campaign. Ini jelas-jelas tidak mendidik ke masyarakat,” ujar Setyo saat diskusi bersama organisasi-organisasi kepemudaan dengan tema “Menangkal Hoaks Menjelang Pilpres 2019,” di Aula Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

"Saya terus terang sedih dengan pernyataan politisi yang mengatakan boleh 'negative campaign' 20 persen dan 'positive campaign' 80 persen," ucap Setyo yang dikutip dari Kompas.com. (TribunWow.com/ Rekarinta Vintoko)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Kampanye NegatifFadli ZonKampanye hitamTwitterPemilu 2019
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved