Breaking News:

Kabar Tokoh

Sutopo: Tiap Bencana Saya Melihat Kehancuran Masif Bangunan, tapi Rumah Ibadah Selalu Tegak Berdiri

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo PN mengungkapkan rasa takjubnya terkait rumah ibadah yang tetap kokoh meskipun dilanda bencana.

Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Bobby Wiratama
www.dw.com
Masjid Baiturrahman Aceh yang menjadi saksi bisu kedahsyatan gempa dan tsunami yang melanda Indonesia serta beberapa negara di kawasan Samudera Hindia pada 26 Desember 2004. 

Dari 129 korban tersebut, tujuh di antaranya merupakan pelancong asing, lebih dari 100 orang dikabarkan hilang, serta 400 bangunan hancur.

Hal ini disebabkan oleh hujan lebat yang turun berhari-hari serta karakter khas alam hulu subdaerah aliran Sungai Bahorok yang memiliki kemiringan lahan lebih dari 60 persen.

Banjir ini memakan banyak korban jiwa lantaran banyaknya bangunan yang berada di bantaran Sungai Bahorok.

Gereja utuh saat tsunami Mentawai tahun 2010

Sebuah fenomena unik terjadi pasca-tsunami yang melanda Kepulauan Mentawai pada 2010 silam.

Diberitakan Kompas.com pada 30 Agustus 2010, sebuah bangunan gereja yang terletak 100-200 meter dari bibir pantai yang tak hancur dihantam gelombang.

Tim peneliti Indonesia-Jerman menyebut bahwa gereja ini hanya mengalami pergeseran sejauh 1,5 meter.

"Ada sebuah bangunan gereja yang tidak hancur, tetapi hanya bergeser," ungkap Widjo Kongko, ketua tim peneliti dalam proyek tersebut, di Jakarta, Selasa (30/11/2010).

Bagian bawah gereja yang merupakan fondasi sedikit terangkat, tetapi tetap berada pada posisi yang sama. Namun, bagian tembok dan atap yang terbuat dari kayu bergeser sejauh 1,5 meter.

Beberapa rumah ibadah di Sulteng masih kokoh berdiri

Sementara itu, gempa yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulteng pada Jumat (28/9/2018) lalu itu juga menyisakan beberapa rumah ibadah yang masih tegak berdiri meski diguncang gempa 7,4 SR dan diterjang tsunami.

Melansir dari Tribun-Video pada Minggu (7/10/2018) seorang relawan dari Makassar bernama Anwar Faruq melaporkan sebuah masjid yang terletak di Donggala masih kokoh berdiri sementara bangunan di sekitarnya tampak rata dengan tanah.

"Assalamualaikum Wr Wb, saat ini berada di Donggala terlihat satu masjid yang masih berdiri dengan utuh sementara di sekelilingnya hancur," ucapnya.

Selain itu, ikon Kota Palu, yakni Masjid Arqam Bab Al Rahman atau yang lebih dikenal sebagai masjid terapung ini juga hanya mengalami sedikit kerusakan.

Hal ini diketahui dari unggahan seorang warganet di akun Instagram-nya (@jesinta_tan) pada Sabtu (29/9/2018).

(TribunWow.com/Maria Novena)
Tags:
Sutopo Purwo NugrohoBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)TwitterPaluDonggalaAceh
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved