RSD, Bermula dari Lapak di Kos-kosan hingga Jadi Online Shop Fashion Ternama
Alumnus Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sebelas Maret Solo ini tak menyangka usaha yang dirintisnya dari niat coba-coba itu ternyata berbuah manis.
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Aditya Gilang Nugroho (28) sedang sibuk mengkoordinir karyawan saat ditemui TribunWow.com di dua tokonya Cla Hijab dan RSD, pada Jumat (14/9/2018).
Aditya merupakan pemilik dua toko yang fokus menjual hijab dan pakaian muslim wanita yang berada di pojok Beteng Trade Center (BTC), Solo.
Meskipun hari sudah sore, toko tersebut masih dikunjungi oleh beberapa pembeli.
Beberapa pegawai juga terlihat sibuk packing barang yang akan dikirim ke sejumlah daerah.
Cla Hijab dan RSD diambil dari akronim nama Adit dan istrinya Clarisa.
Adit mengatakan September ini termasuk sepi pembeli, namun mereka bisa menghasilkan omset lebih dari Rp 50 juta per hari.
Berbeda dengan omset lebaran yang penjualannya mencapai Rp100 juta per hari.
Alumnus Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini tak menyangka usaha yang dirintisnya dari niat coba-coba itu ternyata berbuah manis.
Meski masih terbilang muda, Adit sudah memiliki ratusan karyawan dan lebih dari 5.000 reseller hijab dari seluruh Indonesia.
Awal Mula Usaha
Ayah dua anak ini mengatakan semua berawal dari hutang judi bola yang mencapai Rp 27 juta pada 2011.
Padahal, waktu itu ia masih duduk di bangku kuliah semester enam.
Bingung mencari dana untuk menggantinya, ia bekerja serabutan hingga akhirnya diajak berjualan online oleh sang pacar.
Sempat gengsi, Adit, menerima ajakan tersebut dan akhirnya memulai bisnis bersama.
Saat berbincang dengan wartawan, Adit, mengatakan awalnya jualan kaus polo dengan sistem online, tapi karena peminatnya menurun ia beralih menjadi reseller hijab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/cla-hijab_20181012_145424.jpg)