Gempa Bumi
Terkait Gempa dan Tsunami di Sulteng, Pengamat LIPI Minta KPU Tunda Kampanye Pemilu Selama 14 Hari
Analis politik LIPI Syamsuddin Haris menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan penundaan sementara masa kampanye Pemilu 2019.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Analis politik LIPI Syamsuddin Haris menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan penundaan sementara masa kampanye pemilu 2019.
Hal tersebut disampaikan Syamsuddin melalui laman Twitter miliknya, @sy_haris pada Selasa (2/10/2018).
Melalui kicauannya, Syamsuddin meminta agar KPU menetapkan penundaan sementara kampanye pemilu 2019 selama 14 hari.
Ini sesuai dengan masa tanggap darurat bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah.
Syamsuddin berharap, dengan ditunda sementara, seluruh masyarakat Indonesia bisa lebih fokus untuk membantu para korban bencana.
• Jenazah Korban Gempa Palu yang Tak Diketahui Identitasnya Terlantar di Halaman RSUD Udanta
"Menurut saya ada baiknya @KPU_RI secara resmi menetapkan moratorium atau penundaan sementara kampanye pemilu selama 14 hari masa tanggap darurat bencana gempa dan tsunami di Sulteng agar seluruh energi bangsa kita kerahkan utk membantu saudara2 kita yg terdampak bencana," tulis Syamsuddin Haris.
Diberitakan TribunWow.com sebelumnya, hal serupa juga disampaikan oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
SBY menyarankan kegiatan kampanye pemilu dihentikan sementara menyusul bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikan SBY melalui video yang diunggah di akun YouTube Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (30/9/2018).
"Dan dalam seperti ini, saya berpendapat dan menyarankan agar untuk sementara waktu, paling tidak, untuk Sulawesi Tengah, Palu di Donggala dan di sekitarnya, kegiatan kampanye pemilu dihentikan," kata SBY.
Dirinya pun mengajak agar masyarakat Indonesia saling bahu membahu untuk membantu pemerintah untuk menangani bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
• Ferdinand Hutahaean: Semestinya Urusan Gempa dan Bencana Ada di Bawah Koordinasi Menteri Puan
"Saya kira, saatnya kita menunjukkan solidaritas untuk saudara-saudara kita yang mengalami musibah dan sekaligus membantu pemerintah untuk mengatasi bencana ini. Baik pada fase tanggap darurat maupun nanti pada saatnya rehabilitasi dan rekonstruksi," jelas SBY.
Ketua Umum Partai Demokrat itu mengatakan lebih penting untuk membantu korban gempa dan tsunami, dan meminta kampanye dihentikan sementara waktu.
"Itu saran dan pandangan saya. Marilah kita utamakan dulu bersatu padu, kita membantu pemerintah, membantu saudara-saudara kita, dan sementara saya kira kegiatan kampanye pemilu kita hentikan dulu," ujar SBY.
Update Gempa