Pemilu 2019

SBY Usul Kampanye di Sulteng Dihentikan Sementara, Pengamat: Perlu Dijalankan Semua Aktor Politik

"Stop sementara berpikir dan berupaya mencari keuntungan politik, apalagi mempolitisasi bencana," kata pengamat.

SBY Usul Kampanye di Sulteng Dihentikan Sementara, Pengamat: Perlu Dijalankan Semua Aktor Politik
Capture Youtube/Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara soal gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah melalui akun YouTube-nya, Minggu (30/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Djayadi Hanan mengapresiasi usulan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kampanye baik itu Pemilu Presiden maupun Pemilu Legilatif dihentikan sementara di Sulawesi Tengah, khususnya di Palu dan Donggala.

Karena bencana gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah mengharuskan semua pihak untuk menanggulanginya secara bersama.

"Usul Pak SBY adalah usul yang baik dan perlu dijalankan semua aktor politik," ucap Direktur Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) ini, kepada Tribunnews.com, Senin (1/10/2018).

Jokowi Minta Masyarakat tak Persoalkan Hal Kecil di Palu, Suryo Prabowo dan Said Didu Beri Tanggapan

Untuk itu, Djayadi menilai momentum bagi para aktor politik dan kandidat pilpres serta partai peserta pemilu untuk mengesampingkan sementara pertarungan politik.

"Mereka harus mengesampingan siapa yang memperoleh keuntungan politik. Yang paling pokok adalah fokus pada penanggulangan bencana ini, terutama di masa tanggap darurat," ujarnya.

Ia mengatakan, para peserta pilpres dan pileg harus datang dan membawa segala bantuan yang mereka, sebagai pemimpin dan tokoh bangsa bisa berikan kepada warga Sulteng.

"Stop sementara berpikir dan berupaya mencari keuntungan politik, apalagi mempolitisasi bencana," cetusnya.

Alangkah baiknya juga menuurut dia, bila sikap dan tindakan serupa juga dilakukan oleh para pendukung peserta pemilu, minimal dalam kasus terkait bencana di Palu dan Donggala.

Kisah Bilik Cinta di Pantai Cemara Tuban, Gubuk Tempat Memadu Asmara yang Buat Satpol PP Berang

Presiden ke-6 RI, SBY mengimbau kegiatan kampanye Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 dihentikan sementara.

Menurut dia, hal ini perlu dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas tsunami serta bencana gempa bermagnitudo 7,4 yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Dalam keadaan seperti ini, saya berpendapat dan menyarankan agar untuk sementara waktu paling tidak untuk Sulawesi Tengah, Palu, Donggala, dan sekitarnya itu kegiatan kampanye pemilu dihentikan," kata SBY dalam video yang diunggah ke akun YouTube-nya, Minggu (30/9/2018).

SBY mengajak semua pihak menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudaranya yang tengah mengalami musibah.

Dikeroyok Puluhan Orang sampai Babak Belur, Polisi di Lampung Justru Dapat Sanksi, Ini Penyebabnya

Pujian juga disampaikan SBY kepada Jokowi dalam video berdurasi 3,20 detik itu.

"Meskipun tidak sebesar dan sedahsyat gempa bumi di Aceh dan Nias dulu, kali ini gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulteng juga besar. Korbannya kita saksikan besar," ujar SBY yang berdiri di depan kamera dengan latar peta Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat: Setop Cari Keuntungan Politik, Apalagi Mempolitisasi Bencana

Ikuti kami di
Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved