Kabar Tokoh
Ketika Dahnil Anzar dan Nadirsyah Hosen Adu Komentar di Twitter soal Penanganan Gempa Sulteng
Tokoh NU Nadirsyah Hosen dan Dahnil Anzar Simanjuntak saling membalas komentar di Twitter terkait penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir dan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak saling membalas komentar di media sosial Twitter terkait penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang dilakukan pemerintah.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman Twitter Gus Nadir, @na_dirs, Senin (1/10/2018).
Ia menuliskan bahwa dirinya tidak mencibir Dahnil Anzar.
Dirinya justru menganggap Dahnil Anzar mencibir kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani gempa Palu.
"Saya tidak mencibir bro @Dahnilanzar akan keterlibatan pihak luar. Anda baca lagi deh.
Kalau anda ngarep bantuan LN lalu anggap kerja Presiden menangani bencana cuma pencitraan utk pilpres, itu namanya apa yah?
Lantas kalau bantuan asing sudah datang, mohon jangan teriak anti asing bro," tulis @na_dirs.
• Sejumlah Tokoh Minta Jokowi Serahkan Penanganan Gempa dan Tsunami Sulteng ke Jusuf Kalla
Diketahui, keduanya memang telah saling melontarkan komentar sebelumnya.
Awalnya, Dahnil Anzar melalui kicauannya meminta pemerintah untuk menyatakan ketidakmampuannya dalam menangani bencana alam yang terjadi di Indonesia.
Dahnil Anzar juga meminta agar gempa yang terjadi di Palu, Donggala, serta Lombok dinyatakan sebagai bencana nasional.
"Ada baiknya Pemerintah @jokowi menyatakan Bencana gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala bersamaan dg Lombok sbg bencana nasional,dan membuka bantuan internasional,
semua demi membantu rakyat disana,tdk perlu lagi menutupi ketidakmampuan, jng biarkan rakyat jd korban lagi.
Demi kebaikan semua, knp tidak Pemerintah menyatakan ketidakmampuan menangani semua.
Lombok saja belum tuntas, maka nyatakan palu, donggala, lombok sbg bencana nasional, dan dunia internasional akan banyak membantu.
Ini tentang kemanusiaan bukan citra politik jelang pilpres," tulis Dahnil Anzar, Sabtu (29/9/2018).
• Dapat Tawaran Bantuan dari Para Pemimpin Dunia, Jokowi: Kita Tak Sendiri Hadapi Masa Sulit Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/nadirsyah-hosen-dan-dahnil-anzar_20181002_101115.jpg)