Pilpres 2019
Situs 'Skandal Sandiaga' Masih Bisa Diakses, Apa Tanggapan Sandiaga Uno?
Situs 'Skandal Sandiaga' yang sedang viral belakangan ini berisi sejumlah artikel yang menyebut bahwa Sandiaga Uno terlibat skandal perselingkuhan
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno angkat bicara terkait adanya situs 'Skandal Sandiaga'.
Diketahui, dalam situs tersebut juga terdapat meme-meme yang menampilkan wajah Sandiaga Uno.
Berdasarkan data yang diperoleh Tribunnews dari smallseotools (situs untuk mengetahui usia web/blog), situs Skandal Sandiaga baru dibuat beberapa hari lalu, yakni Sabtu (22/9/2018).
Meskipun demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait beredarnya kampanye hitam jelang Pemilihan Presiden 2019 mendatang.
• Seorang Ibu Hamil Ngidam Sang Pisang, Begini Komentar Kaesang Pangarep
Melalui Subdit IV Bidang Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, polisi sudah melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai akun pembuat situs tersebut.
"Ya pada perinsipnya polisi ya sudah tahu ya. Kami untuk mendapatkan informasi adanya akun (tersebut)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/9/2018), seperti dilansir TribunWow dari Tribunnews.com.
Polisi menambahkan, situs tersebut akan diblokir oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo).
"Kita sudah komunikasi dengan Kemenkominfo untuk memblokir situs tersebut," katanya.
Namun menurut pantauan TribunWow.com, hingga berita ini ditulis,Rabu (26/9/2018) situs tersebut masih bisa diakses.
• Isu Fitnah Skandal Sandiaga, Faldo Maldini: Anggap Saja Thanos Lagi Ngamuk
Sementara itu, polisi juga mengatakan tidak akan terburu-buru dalam menindaklanjuti hal ini.
“Kita akan netral, hukum tetap berlaku equal. Tunggu saja dulu jangan buru-buru," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, Selasa (25/9/2018).
Pihak kepolisian sendiri juga sudah membentuk tim khusus dalam menangani hal-hal serupa, yakni misalnya berita bohong, ujaran kebencian, dan sebagainya jelang Pilpres 2019.
"Kan ada Satgas Nusantara telah bekerja setiap akun, setiap ujaran kebencian yang berbau SARA akan dilakukan upaya-upaya penindakan,” sambung Dedi.
Tanggapan Sandiaga
Sandiaga Uno pun memberikan tanggapan terkait adanya situs 'Skandal Sandiaga' yang menyeret namanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bakal-calon-wakil-presiden-sandiaga-uno_20180917_144901.jpg)