Breaking News:

Menteri Tenaga Kerja Singapura Cabut Izin Agen 'Penjual' PRT Asing asal Indonesia

Agen tenaga kerja yang "menjual" PRT asing di platform jual beli online, Carousell, telah dicabut izin atau lisensinya.

Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Astini Mega Sari
The Strait Times
Iklan PRT asal Indonesia dijual secara online di situs ritel Singapura 

TRIBUNWOW.COM - Agen tenaga kerja yang "menjual" pembantu rumah tangga (PRT) asing di platform jual beli online, Carousell, telah dicabut izin atau lisensinya.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura atau Ministry of Manpower (MOM) telah menetapkan bahwa agen tenaga kerja SRC Recruitment merupakan lembaga yang memasang iklan "penjualan" PRT asing secara online.

Hal itu disampaikan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (19/9/2018), seperti dilansir TribunWow .comdari The Strait Times.

MOM telah melayangkan pemberitahuan penangguhan lisensi pada agen itu sehingga agen tersebut tidak dapat lagi menyalurkan PRT asing baru untuk bekerja di Singapura.

Beredar Iklan Online di Singapura yang Menjual TKI, Kedutaan Indonesia Minta Penyelidikan

MOM juga menyatakan sedang menyelidiki agensi itu hingga dapat menuntutnya atas pelanggaran di bawah Undang-Undang Agen Tenaga Kerja (EAA).

Penangguhan akan tetap berlaku selama penyelidikan sedang berlangsung, kata kementerian itu.

"MOM berkomitmen untuk melindungi kesejahteraan PRT di Singapura," kata Kevin Teoh, Komisaris Agen Tenaga Kerja Singapura.

"Kami mengutuk iklan layanan PRT asing dengan cara yang tidak bermartabat. Iklan PRT di platform Internet yang diperuntukkan untuk barang, benar-benar tidak pantas dan tidak dapat diterima. Tindakan seperti itu adalah pelanggaran di bawah EAA," lanjutnya.

Teoh menambahkan bahwa MOM memandang masalah ini sangat serius dan tidak akan ragu-ragu untuk mengadili agen tersebut.

Berbagi pernyataan MOM di posting Facebook pada Rabu malam, Menteri Tenaga Kerja Josephine Teo mengatakan dia "sangat terganggu" oleh pelayan pemasaran iklan.

Dalam sebuah unggahan Facebooknya, Menteri Tenaga Kerja Singapura Josephine Teo turut mengutuk tindakan pemasangan iklan 'penjualan' jasa PRT asing itu.

“Rasanya sakit saat berpikir bahwa PRT Asing tersebut, banyak di antaranya adalah anak perempuan, saudara perempuan dan bahkan seorang ibu, namun dipasarkan dengan cara tak pantas seperti itu. Kita harus memperlakukan mereka dengan hormat,” katanya.

Tsamara Amany Menangis Sesungkukan dengar Kisah Pilu Keluarga Korban Perdagangan Manusia

Pekan lalu MOM telah memperingatkan agensi lain agar tidak meniru cara pemasaran tak bermartabat itu.

"Kementerian Tenaga Kerja dengan tegas memperingatkan agen-agen tenaga kerja untuk tak melakukan tindakan serupa yang akan merendahkan martabat pekerja asing yang bekerja di Singapura," kata MOM.

Kementerian Tenaga Kerja juga memerintahkan Carousell untuk menghapus postingan iklan itu.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
CarousellSingapuraKevin Teoh
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved