Ekspansi Bisnis ke Vietnam, Go-Jek Ganti Jadi Go-Viet: Kami Belajar dari Indonesia
CEO Go-Jek, Nadiem Makarim memaparkan alasan dibalik penggunaan brand Go-Viet di Vietnam.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Claudia Noventa
"Saya ingin mengucapkan selamat atas suksesnya Go-Jek atas kerjasamanya dengan Vietnam menjadi Go-Viet," ujar Jokowi.
• Jokowi Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Korea Selatan dan Vietnam
Jokowi menyebut pemerintah akan terus mendukung tersebarnya teknologi yang berasal dari Indonesia ke negara-negara lain.
"Dengan ini artinya teknologi dari anak-anak bangsa diterima untuk masuk ke negara-negara lain," kata Jokowi.
Jokowi menambahkan, jika Go-Jek masuk ke Thailand, Filipina, dan negara-negara lain, dirinya akan memberikan acungan jempol.
Dalam sambutannya, CEO Go-Jek Nadiem Makarim menyampaikan bahwa Go-Viet dikembangkan khusus untuk Vietnam.
Go-Viet bertujuan bukan hanya untuk memudahkan pengguna di Vietnam, namun juga untuk meningkatkan kesejahteraan para mitra.
Presiden Go-Jek Andre Soelistyo menuturkan, selanjutnya Go-Jek akan melakukan ekspansi ke Thailand.
• Jokowi Targetkan Kerjasama Perdagangan dengan Vietnam Capai 10 Miliar Dolar AS
Dalam acara tersebut, tampak hadir Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
CEO Go-Jek Nadiem Makarim, dan CEO Go-Viet Nguyen Vu Duc juga turut hadir dalam peluncuran Go-Viet. (TribunWow.com/ Qurrota Ayun)