Breaking News:

Pemilu 2019

Jokowi: Jangan sampai karena Pemilihan 5 Tahun Sekali Kita Menjadi Terpecah-Pecah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak terpecah belah karena berbeda pilihan politik.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
setkab.go.id - Agung/Humas
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada pembukaan Kongres XXXVI Kongres GMKI, di Bogor, Jabar, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak terpecah belah karena berbeda pilihan politik.

Dilansir TribunWow.com dari website resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id, hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), di Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9/2018).

"Jangan sampai karena pemilihan bupati, pemilihan gubernur, pemilihan wali kota atau pemilihan presiden yang setiap 5 tahun diadakan kita menjadi terpecah-pecah," tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, jika melihat ada pilihan yang paling baik dalam pilkada, pemilihan walikota, bupati, gubernur, bahkan pilpres dan pileg nanti, masyarakat jangan ragu untuk menentukam pilihannya.

Tak Hiraukan Aksen Jokowi saat Pidato di WEF, Konsultan Keuangan: Pidato Presiden Keren Banget!

Namun, dia mengatakan masyarakat harus mampu kembali hidup rukun.

Menurut Jokowi, politikus itu pintar dalam memengaruhi.

Karenanya, Jokowi meminta kepada masyarakat Indonesia untuk tidak terpengaruh dalam waktu yang cukup lama.

"Begitu saja cukup, tapi rukun kembali. Jangan dibawa-bawa, sudah 3 tahun 4 tahun 5 tahun masih dibawa-bawa urusan pilpres, urusan pilgub, urusan pilihan walikota. Bisa terpecah-pecah kita nanti,” tutur Jokowi.

Jika terus terpengaruh dan masih membawa-bawa urusan lama, Jokowi menyebutkan, hal itu bisa berbahaya bagi negara.

“Sangat berbahaya sekali bagi negara ini, karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, kerukunan. Tidak ada yang lain,” tegas Presiden Jokowi.

Reaksi Presiden Korea Selatan saat Ajudan Jokowi akan Membayar Semua Belanjaan

Hal ini disampaikan Jokowi mengingat Indonesia sebagai sebuah negara yang besar.

Penduduknya, jelas Jokowi, sudah 263 juta, yang hidup di 17.000 pulau, 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi.

“Ini negara yang sangat besar, sangat besar sekali. Kelihatan kalau saudara-saudara pergi dari ujung barat sampai ujung timur, dari ujung utara sampai ujung selatan, baru terasa kalau betapa negara ini adalah sebuah negara besar,” kata Jokowi.

Selain besar, Jokowi juga mengingatkan terdapat perbedaan yang sangat banyak yang dimiliki Indonesia.

"Berbeda adat, berbeda tradisi, berbeda suku, berbeda agama berbeda bahasa daerah. Kita memiliki 714 suku, dengan bahasa daerah lebih dari 1100," ucapnya.

Tengok Atlet Balap Sepeda Asian Para Games, Imam Nahrawi Tandem hingga Pimpin Doa

Halaman
12
Tags:
Presiden RIPilpres 2019Prabowo SubiantoJoko Widodo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved