Agenda Presiden
Kunjungan Jokowi ke Korea Selatan Menghasilkan Kesepakatan Bisnis Rp 91,76 Triliun
BKPM sepakat menjalin kerja sama bisnis dengan Korea Selatan senilai 6,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 91,76 triliun.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Ia juga menyebutkan akan melanjutkan perjalanannya ke Hanoi, Vietnam untuk kunjungan kenegaraan dan menjadi pembicara dalam World Economic Forum on ASEAN.
• Lakukan Kunjungan Kenegaraan, Jokowi Tantang Korea Selatan Bawa Teknologi Terbaru ke Indonesia
"Bertolak menuju Seoul, Korea Selatan, hari ini dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Ini kunjungan balasan atas lawatan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In ke Indonesia tahun 2017 lalu.
Bertepatan dengan 45 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan, saya dan Presiden Moon Jae-In akan membahas penguatan kerja sama ekonomi kedua negara, apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.
Dari Korea Selatan, saya akan melanjutkan perjalanan ke Hanoi, Vietnam, untuk kunjungan kenegaraan dan menjadi pembicara dalam World Economic Forum on ASEAN.
Mohon doa dari seluruh rakyat, semoga perjalanan saya ini membawa berkah dan kemaslahatan bagi Indonesia," tulis Jokowi.
• Jokowi Ingin Perusahaan Korea Selatan Tingkatkan Investasi di Indonesia
Diwartakan dari Kompas.com, Sabtu (8/9/2018), Jokowi mengatakan bahwa kunjungan ke Korea Selatan akan diisi dengan pembahasan peningkatan kerjasama kedua negara.
Rencananya kerjasama yang akan dijalin di bidang ekonomi, investasi dan hubungan baik generasi muda kedua negara.
Setelah kunjungan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan, Jokowi akan langsung melanjutkan perjalanan ke Hanoi, Vietnam.
Beberapa pejabat yang mendampingi Jokowi dalam kunjungan kenegaraan tersebut adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong.
Jokowi dan rombongan diagendakan tiba kembali di Jakarta pada 12 September 2018. (TribunWow.com/ Qurrota Ayun)