Komentari Jalan Sehat di Solo, Faizal Assegaf Kaitkan dengan Loyalis Cikeas dan SBY
Ketua Progress 98, Faizal Assegaf turut berkomentar terkait jalan sehat yang diadakan di Solo, Minggu (9/9/2018).
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
Gus Nur juga mengajak seluruh peserta jalan sehat untuk menjadi relawan yang memiliki jiwa waliyullah untuk mendukung 2019 ganti presiden.
"Di Pilpres, jadilah relawan-relawan yang berjiwa Waliyullah. Ojo gelem (jangan mau) dibayar. Uangmu, tenagamu, pikiranmu, waktumu, handphonemu, pulsamu infakkan untuk mendukung 2019 ganti presiden," jelas Gus Nur.
Kegiatan orasi politik ini telah direkam oleh anggota Bawaslu Surakarta Divisi Sengketa Arif Nuryanto.
Arif mengatakan rekaman orasi dalam tausiah jalan sehat umat Islam dan masyarakat Solo ini sebagai bahan rapat pleno Bawaslu Kota Surakarta.
Dalam rapat akan diputukan apakah orasi yang mereka sampaikan itu mengandung unsur kampanye atau bukan.
"Kami sudah rekam orasi mereka untuk kami plenokan," katanya.
• Fakta-fakta Jalan Sehat di Solo, Tak Dihadiri Ahmad Dhani dan Neno Warisman hingga Kupon Berhadiah
Padahal Humas panitia jalan sehat Endro Sudarsono menegaskan bahwa dari awal panitia telah mengeluarkan tata tertib yang melarang atribut kampanye.
Sehingga peserta jalan sehat dilarang membawa MMT/poster/spanduk yang berisi kampanye dukungan terhadap capres/cawapres/caleg/partai tertentu.
"Dari panitia bersikap dua hal. Pertama, menghimbau tidak membawa atribut #2019 ganti presiden, atau #2019duaperiode dan melarang berkampanye, menyebut salah satu calon presiden atau calon wakil presiden," kata Endro.
Polresta Surakarta menerjunkan sekitar 2.300 personel gabungan dari jajaran Polres dan di-back up Polda Jateng untuk mengamankan Jalan Sehat Umat Islam ini. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/aizal-assegaf_20180704_085926.jpg)