Komentari Jalan Sehat di Solo, Faizal Assegaf Kaitkan dengan Loyalis Cikeas dan SBY
Ketua Progress 98, Faizal Assegaf turut berkomentar terkait jalan sehat yang diadakan di Solo, Minggu (9/9/2018).
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Ketua Progress 98, Faizal Assegaf turut berkomentar soal jalan sehat yang diadakan di Solo, Minggu (9/9/2018).
Hal ini dikemukakan Faizal melalui Twitter miliknya, @Faizalassegaf.
Faizal menuding jika aksi jalan sehat itu dilaksanakan bebarengan dengan ulang tahun Susilo Bambang Yudhoyono di hari yang sama.
Ia juga mengatakan jika jalan sehat itu diprakarsai oleh para loyalis Cikeas.
"Kelihatan banget, aksi jalan sehat di Solo dikemas secara rapi oleh kawanan loyalis Cikeas agar bersamaan dengan Ultah SBY.
Sudahlah pak @SBYudhoyono berhenti bermain politik lempar batu sembunyi tangan.
Tidak elok, modus licik demikian makin membuat rakyat tidak simpati pada anda pak!," tulis Faizal Assegaf.
• Aksi Jalan Sehat di Solo Diwarnai Orasi Politik untuk Dukung Prabowo, Mustofa: Solo Pecah!
Tweet Faizal Assegaf (Capture Twitter @faizalassegaf)
Diketahui, di hari yang sama, SBY juga merayakan ulang tahun yang ke-69.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya, ratusan ribu masyarakat Solo dan sekitarnya berkumpul di Bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah, Minggu (9/9/2018) pagi, dalam kegiatan Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo.
Meski kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), namun rupanya ada orasi politik di dalamnya.
Satu orator yang berbicara dalam kegiatan tersebut bernama Mudrick Sangidu.
Mudrick mengajak peserta jalan sehat untuk mendukung Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019.
Selain Mudrick, Sugi Nur Raharja atau Gus Nur juga menyampaikan orasi soal gerakan 2019GantiPresiden.
• Fadli dan Fahri Tanggapi Acara Jalan Sehat di Solo: Gelombang #2019GantiPresiden Tak Bisa Dihentikan
"Hidup Prabowo. Mudah-mudahan beliau (Prabowo) menjadi Presiden RI," ucap Mudrick, dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, Minggu (9/9/2018).
"Saya tidak mendukung siapa-siapa. Tapi hukumnya wajib 2019 ganti presiden. Siapa presidennya, terserah," tambah Gus Nur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/aizal-assegaf_20180704_085926.jpg)