Roy Suryo Dituding Bawa 3.226 Aset Negara, Andi Arief: Barang Rumah Konglomerat Aja Tak Sebanyak Itu
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief turut menanggapi tudingan yang dilontarkan kepada Roy Suryo.
Penulis: Laila N
Editor: Wulan Kurnia Putri
Suka atau tidak suka terhadap Roy Suryo, dia adalah salah saty utusan resmi negara memperjuangkan Asian Games 2018 di Indonesia, bukan menpora saat ini @imam_nahrawi lho bersama sesmenpora saat ini.
Roy Suryo sebagai menpora adalah salah satu utusan resmi 2012 2014 memperjuangkan asian games di Indonesia. Bahkan saat pindahan rumah dia sedang di seoul rapat penentuan Asian Games 2018," tulis Andi Arief.
• BBM Tidak Naik meski Rupiah Anjlok, Rachland Nashidik: Jelang Pilpres 2019, Jokowi Tak Berani

Bantahan Roy Suryo
Roy Suryo menduga ada motif politik dibalik permintaan pengembalian BMN Kemenpora tersebut.
Dirinya juga menyebut surat tersebut adalah fitnah untuk menjatuhkan nama baiknya.
"Ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat serta nama baik saya di tahun politik ini," ujar Roy Suryo, kepada Kompas.com.
Roy Suryo membantah dirinya masih membawa sebanyak 3.226 unit BMN Kemenpora.
"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebutkan-sebutkan masih saya bawa, padahal tidak sama sekali," imbuh Roy Suryo.
Roy Suryo enggan berkomentar lebih lanjut dan menyerahkan hal ini kepada kuasa hukumnya, Tigor P Sumipatung.
"Untuk selanjutnya, silahkan hubungi kuasa hukum saya Bapak Tigor P. Simatupang karena fitnah ini sudah sangat politis dan tendensius," jelas Roy Suryo.
Surat dari Kemenpora
Diketahui sebelumnya telah beredar surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang berisi permintaan pengembalian Barang Milik Negara (BMN) kepada Roy Suryo.
Dalam surat tersebut, BMN yang belum dikembalikan Roy Suryo sewaktu menjabat sebagai Menpora berjumlah 3.226 unit.
Surat dengan no 5-2-3/SET.BIII/V/2018 itu ditandatangani oleh Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto.
Terkait hal itu, Gatot segera memberikan klarifikasinya.
Dikutip dari tayangan Kompas TV, Selasa (4/9/2018), Gatot membenarkan surat tersebut memang ditujukan kepada Roy Suryo.