Breaking News:

Pernah jadi Juru Kampanye PPP, Rhoma Irama Mengaku Pernah Mengalami 4 Kali Percobaan Pembunuhan

Rhoma Irama mengaku pernah mendapatkan empat kali percobaan pembunuhan ketika menjadi juru kampanye Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di tahun 1977.

Penulis: Hestin Nurindah
Editor: Claudia Noventa
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama (kanan) saat melakukan audiensi di kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakartan Pusat, Senin (15/5). Audiensi tersebut dalam rangka kesiapan Partai Idaman menjelang pedaftaran partai politik. 

Dengan ribuan pengikut kampanye, Rhoma Irama mengaku kesusahan ketika berjalan dari mobil menuju ke panggung.

"Kita harus membelah lautan manusia. Saking begitu luar biasanya manusia. Tahu-tahu ada benda melayang ke perut saya," kata Rhoma.

Secara refleks, ia menghindari benda tersebut dan menangkapnya.

"Koran, tapi kok keras banget korannya. Begitu saya tahu dan saya buka, isinya belati," tuturnya.

Alasan PAN Sengaja Tidak Mengundang Jokowi di Ulang Tahun ke-20 Partainya

Rhoma Irama melanjutkan kisah percobaan pembunuhan kedua yang pernah ditimpanya.

"Di Palembang lagi kampanye, tahu-tahu ada orang mabuk, naik mobil open cup (pick up). Bawa golok, saya mau ditebang dari belakang," kata Rhoma Irama menirukan aksi pelaku.

Lagi-lagi, Rhoma Irama menangkis serangan tersebut secara refleks dengan gerakan silat yang dipelajarinya.

Ayah dari Ridho Irama itu mengatakan bahwa pelaku telah meninggal karena jatuh dan diinjak massa yang sedang berkampanye.

"Yang ketiga di Jember, pakai sniper (senjata api) saat saya lagi orasi," kata Rhoma.

Mengetahui ada tembakan dari orang tak dikenal, Rhoma langsung buru-buru turun panggung.

"Yang keempat, di Jember juga. Saya datang ke satu rumah, suruh makan dan segala macam," ujar Rhoma Irama.

Namun, Rhoma Irama menolak ajakan tersebut karena buru-buru menuju tempat lain.

"Saya jalan, meledak itu rumah," tambahnya.

Alami Cedera di Final Bulutangkis Asian Games, Anthony Ginting Tetap Ikutan Selfie di Atas Panggung

Meski telah mengalami empat kali percobaan pembunuhan, Rhoma Irama mengatakan bahwa dirinya tak berusaha mencari pelaku tersebut.

Pria kelahiran Jawa Barat itu percaya bahwa kematian telah diatur oleh Tuhan.

Percobaan pembunuhan yang menimpa Rhoma Irama membuat Najwa terkesan dan bertanya.

"Apa berbahayanya Rhoma Irama dulu?," tanya Najwa.

"Kan saya Kesatria Bergitar," jawab Rhoma Irama disambut tawa penonton.

Selengkapnya dapat disaksikan dalam video berikut.

(*)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Tags:
Partai Persatuan Pembangunan (PPP)Rhoma Irama
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved