Breaking News:

Ramai Permintaan Penetapan Bencana Nasional Lombok, Marzuki Mohamad Ingatkan Penanganan Gempa Jogja

Gempa Bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini belum mendapatkan status bencana nasional dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Situs Pribadi killtheblog.com
Marzuki Mohammad 

TRIBUNWOW.COM - Gempa Bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini belum mendapatkan status bencana nasional dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sejumlah tokoh pun mendesak Jokowi untuk meningkatkan status dari bencana Lombok itu.

Mengomentari hal tersebut, penyanyi rap Jogjakarta, Marzuki Mohamad yang juga merasakan gempa di Jogja tahun 2006 turut berkomentar.

Komentar itu disampaikan Marzuki melalui Twitter miliknya, @killthedj, Selasa (21/8/2018).

Marzuki mengatakan jika walaupun tidak berstatus bencana nasional, penanganan gempa di Jogja dirasa sangat baik.

Berikut ini tweet dari Marzuki yang dirangkum oleh TribunWow.com.

JK Gabung Timses Jokowi, Faizal Assegaf: Pukulan Telak untuk Sudirman Said, Prabowo, dan Sandiaga

"Eh, tanya dong? Waktu gempa Jogja 2006 itu statusnya bencana nasional bukan sih?.

Kalo erupsi Merapi inget, belum pernah dijadikan bencana nasional.

Tapi baik Gempa Jogja maupun Erupsi Merapi penangananya baik banget. Konon menjadi cikal-bakal badan penanggulangan bencana.

 

Jadi, 7000-an orang meninggal di Gempa Jogja 2006 tapi tidak ditetapkan sebagai bencana nasional karena pemerintah dan masyarakat mampu menanggulangi dan bangkit.

Waktu itu, meskipun sedih, tapi bangga sih bisa terlibat gotong-royong membantu korban. Belum ada sosmed dan belum banyak bendera partai di lokasi bencana. Enak.

Salah satu kisah Gempa Jogja; Eko Prawoto bikin desain rumah murah dan berkembang, dibangun dari 70% bahan puing-puing, satu rumah cuma 10 jt.

Dikerjakan bersama seluruh warga yang jadi korban, dikopi paste secara massif dan cepat. Foto ini yang kami bangun di Prambanan.

 

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Gempa BumiLombokMarzuki Mohamad
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved