Breaking News:

Presiden Jokowi Beri Hadiah Khusus untuk Joni Pemanjat Tiang Bendera

Yohanes Ande Kala, atau yang biasa disapa dengan panggilan Joni, akhirnya bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta.

Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Laily Rachev - Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi dan Joni 

"Saya lihat baru setengah kelihatannya sudah ngos-ngosan. Kenapa berhenti?" ucapnya.

"Capek," jawab Joni polos yang langsung disambut tawa seisi ruangan.

Dialog kemudian berlanjut hingga Presiden bertanya kepada Joni soal apa yang dilakukan olehnya saat sampai di puncak tiang bendera.

"Tarik tali bendera dibawa turun dengan digigit," kata Joni.

Di akhir dialog, Presiden kemudian meminta Joni untuk menyebutkan permintaannya. Mulanya, Joni hanya meminta sepeda kepada Presiden.

Tanggapi Cuitan Mahfud MD soal Pemimpin yang Baik, Faizal Assegaf: Pesannya Menohok

"Kamu jauh-jauh dari Belu ke Jakarta hanya minta sepeda. Mau minta apa?" tanya Presiden lagi.

Barulah ketika ditanyakan untuk yang kedua kalinya, Joni meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk dibuatkan rumah.

"Nah gitu. Udah gitu aja, sepeda sama rumah. Saya titip ya, belajar yang baik, bekerja keras, tinggal bisa meraih cita-cita," ucap Presiden.

Kepala Negara kemudian mengingatkan kepada para teladan nasional bahwa apa yang dilakukan oleh Joni sebenarnya sangat berbahaya. Namun, semangat juang yang dimiliki oleh Joni itulah yang patut dicontoh oleh semua orang.

"Sebenarnya yang dilakukan Joni adalah sesuatu yang membahayakan dan harus diingatkan. Tapi itulah saya kira keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih yang saya kemarin baca wawancaranya dengan Joni memang ingin agar Merah Putih terus berkibar di Kabupaten Belu," tuturnya.

Sebagai hadiah khusus untuk Joni, Presiden kemudian meminta Menteri Sekretaris Negara Pratikno, yang hadir dalam acara itu untuk mengajak Joni berkeliling ke wahana hiburan Dunia Fantasi dan Taman Mini Indonesia Indah.

"Mumpung sudah di Jakarta, Pak Mensesneg, diajak lihat Dunia Fantasi sama Taman Mini. Masih anak-anak, jangan dibawa ke yang sulit-sulit," ucapnya.

Fahri Hamzah Kritik Pemerintah yang Enggan Tetapkan Gempa di Lombok sebagai Bencana Nasional

Sementara itu, sesaat sebelum meninggalkan Istana Negara, Presiden mengatakan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa kaki Joni terasa sakit saat memanjat tiang bendera.

“Tidak terasa sakit lagi?” tanya Wapres.

“Tidak,” jawab Joni. (*)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Presiden JokowiJokowiTribunWow.com
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved