Breaking News:

Kemerdekaan RI

Tamrin Tomagola: Detik-detik Proklamasi Telah Hilang Greget 'Chemistry' nya

Tamrin Tomagola mengomentari detik-detik proklamasi yang merupakan rangkaian upacara dan perayaan Hari Ulangtahun Indonesia yang ke-73.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Anggota Paskibraka mengibarkan bendera merah putih dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2014). Upacara digelar dalam rangka perayaan hari ulang tahun (HUT) Ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

TRIBUNWOW.COM - Guru Besar Sosiolog Universitas Indonesia (UI), Tamrin Tomagola mengomentari detik-detik proklamasi yang merupakan rangkaian upacara dan perayaan Hari Ulangtahun yang ke-73 Indonesia.

Hal ini dikemukakan Tamrin melalui Twitter milikinya, @tamrintomagola, Jumat (17/8/2018).

Menurut Tamrin momen peringatan detik-detik proklamasi telah hilang gereget atau semangat.

Dikarenakan, ada beberapa faktor yang membuat momen semangat itu menghilang.

"Peringatan Detik-Detik Proklamasi telah kehilangan greget 'chemistry' nya sejak:

(1) Soeharto memusatkannya di Istana Merdeka dengan aura upacara militeristik;

(2) tidak ada pidato Presiden yang 'inspiring' seperti Bung Karno;

(3) ragam kostum adat terasa hambar sejak @jokowi milih tokoh intoleran," tulis Tamrin.

102.976 Narapidana Dapat Remisi di HUT Kemerdekaan ke-73 RI, Menkumham Terharu

Kicauan Tamrin Tomagola
Kicauan Tamrin Tomagola (Capture Twitter @TamrinTomagola)

Sementara itu, diberitakan sebelumnya dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak menggenakan pakaian adat Aceh dalam upacara peringatan kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Jokowi mengatakan, Indonesia terdiri dari 714 suku yang berdiam di 43 provinsi serta 154 kota dan kabupaten.

Hampir setiap suku memiliki pakaian adat.

Ia pun ingin menunjukkan betapa kayanya Indonesia akan ragam adat budaya.

"Negara kita kan tradisinya banyak sekali. Pakaian adatnya ratusan, bahkan mungkin ribuan. Jadi banyak pilihan dan yang saya pilih, ini," ujar Jokowi, sesaat sebelum mengikuti upacara bendera.

Busana yang Jokowi kenakan bukan sewa, tidak pula beli.

Supaya tetap pas di badan, ia menjahit busana itu.

Move On dari Kekalahan! Garuda Muda Siap Beri Hadiah Kemenangan untuk HUT ke-73 RI

Sementara itu, Ibu Negara Iriana Jokowi juga mengenakan busana adat.

Iriana memilih mengenakan busana adat Minangkabau, Sumatera Barat.

Sebelum mengikuti rangkaian upacara, Iriana sempat mengabadikan momen dirinya bersama Jokowi menggunakan ponsel pribadinya.

Swafoto itu dilakukan di dalam ruangan kerja presiden, persis di balik pintu.

Tidak hanya Presiden Jokowi dan Iriana saja yang mengenakan busana adat, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), ajudan beserta sekretaris presiden juga tampak mengenakan busana adat berbagai daerah.

Ada yang mengenakan busana adat Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Bali dan Jawa Timur.

Prabowo Ikuti Upacara HUT RI di Universitas Bung Karno

Diberitakan, Istana Kepresidenan kembali menggelar upacara bendera dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-73, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat pagi.

Ada 6.250 tamu yang diundang ke istana.

Sebanyak 35 persen adalah para pejabat negara, sementara 65 persen adalah masyarakat.

Upacara dimulai dengan tembakan meriam, lalu dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Presiden Jokowi selaku inspektur upacara lalu mengajak semua hadirin untuk mengheningkan cipta untuk para pahlawan yang gugur saat berjuang membawa Indonesia merebut kemerdekaan.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Setelah itu, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibraka) pun beraksi.

Tim Nusa, demikian nama yang disematkan, berhasil mengibarkan sang saka merah putih menjulang di halaman Istana Merdeka. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
HUT Kemerdekaan RIHari Kemerdekaan Republik IndonesiaHari Kemerdekaan Bangsa Indonesia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved