BMKG Mencatat Terjadi 698 Gempa Susulan di Lombok hingga 16 Agustus 2018
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya ada 25 gempa yang terasa dari total 698 gempa susulan yang terjadi.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa hingga saat ini, Kamis (16/8/2018), pukul 05.00 WITA atau 06.00 WIB, total terdapat 698 gempa susulan yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dilansir TribunWow.com, akun Twitter @infoBMKG mencatat setidaknya ada 25 gempa yang terasa dari total 698 gempa susulan yang terjadi.
"Hingga tanggal 16 Agustus 2018 pukul 05.00 WITA tadi telah terjadi 698 #gempa susulan dari gempa M=7.0 (5 Agustus 2018), dan 25 diantaranya gempa dirasakan," tulis akun @infoBMKG.
• BNPB Rilis Rincian Kerugian Gempa Lombok yang Mencapai Rp 7,45 Triliun dan Masih Akan Bertambah
Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga terus bertambah.
Dikutip dari Kompas.com, pada Rabu (15/8/2018), petugas mencatat jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 460 orang.
Angka kerugian akibat gempa untuk sementara mencapai Rp 7,45 triliun.
Gempa juga mengakibatkan ratusan sekolah hancur, sehingga para siswa di Lombok pun terpaksa bersekolah di tenda-tenda darurat.
• Soal Biaya Politik Sandiaga, Fahri Hamzah: Sebagai Pengusaha, Mungkin Beliau Terbiasa Rugi 1 Triliun
Diberitakan sebelumnya dari situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Benacana (BNPB) www.bnpb.go.id, pemerintah telah memberikan total bantuan senilai Rp 59,55 miliar kepada 1.919 penerima bantuan.
Pemerintah melalui BNPB langsung menyerahkan bantuan uang tersebut berupa tabungan di Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Nantinya semua kepala keluarga yang memiliki rumah rusak akan mendapat bantuan dari pemerintah.
Rincian penerima bantuan stimulasi tahap pertama adalah 125 untuk penduduk Lombok Utara, 20 untuk Lombok Tengah, 6 untuk Lombok Barat, 1.020 untuk Lombor Timur, dan 20 untuk kota Mataram.
Bantuan secara simbolis diberikan oleh Danrem 162 Wirabhakti, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara, Wakil Ketua DPD RI, Kapolres Lombok Utara, Kalaksa BPBD Kabupaten Lombok Timur, Kalaksa BPBD Provinsi NTB kepada masyarakat terdampak di GOR Pamenang.
Sebelumnya, Jokowi telah menyapa para pengungsi selama dua hari pada tanggal 13-14 Agustus 2018, dan menyempatkan untuk berdialog dengan pengungsi yang tersebar di beberapa titik.
Jokowi juga menanyakan berapa kisaran ganti rugi yang diterima oleh masyarakat.
• Beri Jawaban kepada Mahfud MD, Romahurmuziy: Itu karena Informasi yang Kurang Lengkap
"Rusak berat 50 juta, rusak sedang 25 juta dan rusak ringan 10 juta," ucap Presiden yang disambut tepuk tangan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/rumah-rusak-akibat-gempa_20180816_080229.jpg)