Pilpres 2019
Tak Ikut Jejak Farhat Abbas, Hotman Paris Tolak Jadi Jubir Kampanye Pilpres Prabowo-Sandi
Hotman Paris Hutapea mengaku menolak tawaran untuk menjadi juru bicara kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Hotman Paris Hutapea mengaku menolak tawaran untuk menjadi juru bicara kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Meski Hotman Paris mengaku telah mengenal Sandiaga Salahuddin Uno sejak masa krisis moneter, hal itu tidak lantas membuatnya tertarik terjun ke dunia politik.
Hal itu dikatakan Hotman Paris saat dikonfirmasi awak media, Selasa (14/8/2018) lalu.
"Nggak, dari dulu saya sudah ditawarkan berbagai partai, Prabowo klien gua, Harry Tanoe klien gw, Airlangga Hartarto klien gua, tapi gua gak mau duduk jadi DPR atau apa," kata Hotman dilansir TribunWow dari Warta Kota.
• Polisi Tangkap Anggota KPK Gadungan yang Memeras Kelompok Tani di Yogyakarta
Hotman Paris tidak akan menerima tawaran politik apapun karena dirinya sudah sangat nyaman dengan hidupnya sebagai pengacara.
Pengacara kondang ini mengatakan bahwa dirinya telah sukses dan hidupnya saat ini sangat bebas.
"Saya lebih merdeka hidup seperti sekarang. Toh gua udah jadi pengacara tersukses ngapain gua masuk politik," katanya.
Menurutnya, hanya pengacara yang kurang sukses saja yang tertarik terjun ke politik.
"Biasanya pengacara kurang sukses atau pas-pasan banyak yang terjun ke politik, kalau gua kan udah kelewat sukses, jadi gak ada niat," ungkapnya.
Berbeda dengan Hotman, pengacara kondang Farhat Abbas memilih terjun ke politik tahun ini.
Farhat disiapkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi juru bicara untuk melawan kritikan kubu oposisi, Fadli Zon.
• Soekarwo Beri Tanggapan atas Isu Kepindahannya ke Partai Nasdem
Farhat Abbas menyatakan hal tersebut di sela kegiatan pembekalan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Maruf, di Jakarta, Senin (13/8/2018) lalu.
"Saya disiapkan partai untuk menghadapi kritik dari Fadli Zon," ujar bakal calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, seperti dikutip TribunWow dari Kompas.com.
Sebagai juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Farhat berupaya untuk memenangkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf.
Farhat mengaku siap meluruskan pandangan-pandangan yang tidak benar, yang bisa menyerang Jokowi.