Pilpres 2019

Soal Isu Mahar Rp 500 M, Andi Arief Tolak Minta Maaf

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief menolak minta maaf perihal isu mahar Rp 500 miliar ke PKS dan PAN.

Soal Isu Mahar Rp 500 M, Andi Arief Tolak Minta Maaf
Capture YouTube
Andi Arief 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief menolak minta maaf perihal isu mahar Rp 500 miliar ke PKS dan PAN.

Dikutip TribunWow dari KompasTV, dirinya menyebut bahwa seharusnya pihak PKS, PAN, serta Partai Gerindra-lah yang menjelaskan kepada Partai Demokrat.

"Justru PAN, PKS, beserta Gerindra yang menjelaskan kepada kami (Partai Demokrat) dong, bukan saya yang minta maaf ke mereka," ujarnya ketika ditemui awak media, Minggu (12/8/2018).

"Kami mendengar dari tim kecil yang sudah bertemu dengan PKS dan PAN, lalu diputuskanlah nama Sandiaga Uno (sebagai pendamping Prabowo Subianto) tanpa melibatkan kami. Jadi yang harusnya menjelaskan itu mereka, bukan saya." 

Prabowo Subianto: Saya Mantan Tentara yang Takut Dokter

Andi Arief merasa tidak perlu meminta maaf sebab menurutnya ia tak melakukan kesalahan.

"Beda namanya kalo saya memfitnah atau membuat tuduhan tanpa dasar, baru saya minta maaf," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Politisi Partai Demokrat Andi Arief menuding PAN dan PKS mendapat mahar sebesar masing-masing Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno.

Dirinya mengaku mendapat informasi tersebut dari beberapa politisi Partai Gerindra, yakni Fadli Zon, Dasco Ahmad, Prasetyo, dan Fuad Bawazier pada Rabu (8/8/2018) pukul 16.00 WIB.

Lebih lanjut, Andi Arief menjelaskan bahwa dirinya sengaja menuliskan cuitan tersebut dengan tujuan agar Prabowo mengetahuinya dan bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih cawapres.

Namun ternyata, Prabowo tetap pada pendiriannya memilih Sandiaga Uno sebagai pendampingnya di Pilpres 2019 dan mengabaikan saran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sebut Ahok Tak Marah soal Maruf Amin jadi Cawapres Jokowi, Luhut: Dia Minta Ikut Kampanye

Hal ini juga ia tuliskan di akun Twitternya @andiarief__.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Maria Novena Cahyaning Tyas
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved