Teddy Gusnaidi: SBY Masih Tidak Bernyali untuk Berkoalisi dengan Prabowo
Melalui Twitter @TeddyGusnaidi, Teddy mengatakan hasil pertemuan tersebut benar-benar antiklimaks.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan komentar dari Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi, Selasa (24/7/2018).
Melalui Twitter @TeddyGusnaidi, Teddy mengatakan hasil pertemuan tersebut benar-benar antiklimaks.
Menurut Teddy, poin penting dari pertemuan tersebut hanya curahan hati dari SBY.
Dewan Pakar PKPI ini pun mengatakan jika SBY tidak bernyali untuk mengatakan benar-benar berkoalisi dengan Prabowo.
"Gue benar lagi kan? hasilnya antiklimaks hehehe..
Point penting dari pidato SBY adalah, SBY secara tegas mengatakan "KEMUNGKINAN MEMBANGUN KOALISI"
Selebihnya seperti yang sudah-sudah, curahan hati yang mendalam.
SBY masih tidak bernyali untuk berkoalisi dengan Prabowo," tulis Teddy.
• Beredar Foto SKCK Terbaru Milik Prabowo untuk Calon Presiden Indonesia
Ia pun juga mentautkan tweet yang pernah ia tulis sebelum pertemuan berlangsung.
Teddy mengatakan jika SBY tidak akan bernyali untuk menyatakan dukungan pada Prabowo maupun menolak untuk berkoalisi dengan Jokowi.
Karena pertemuan ini dirasa hanya untuk mendapatkan perhatian dari Joko Widodo (Jokowi).
"Jangan berharap setelah pertemuan Gerindra - Demokrat, SBY bernyali menyatakan tidak akan mendukung Jokowi dan menyatakan secara resmi berkoalisi dukung Prabowo. Tidak bakal..
Karena pertemuan ini bakal antiklimaks.
Ini hanya drama Demokrat untuk mendapat perhatian Jokowi," tulis Teddy.
• SBY dan Prabowo Sepakat Berkoalisi dalam Pilpres 2019
Diberitakan sebelumnya, melalui siaran langsung Kompas TV, SBY menyatakan pertemuan dengan Prawobo Selasa (24/7/2018) malam adalah pertemuan politik pertamanya setelah tahun 2017 di Cikeas.
SBY menceritakan bahwa pertemuan di Cikeas pada tahun 2017 membahas tentang Presidential Threshold yang menurutnya bertentangan dengan kondisi bangsa saat ini.
Sedangkan pada pertemuan SBY dan Prabowo, ada tiga hal yang berhasil dibahas, yakni:
1. Komitmen bersama selaku Pemimpin Gerindra dan Pemimpin Demokrat untuk menciptakan Pemilu 2019 yang berlangsung secara jujur, adil, dan damai.
2. Kami mendiskusikan perkembangan situasi nasional, terutama yang dihadapi dan dialami oleh rakyat Indonesia.
3. Atas dasar tersebut, kami membahas koalisi Partai Demokrat dan Gerindra dan partai-partai lainnya.
• Adakan Pertemuan Khusus, Prabowo, SBY dan AHY Kompak Kenakan Batik Senada
Setelah itu, SBY dan Prabowo sepakat agar Pilpres 2019 tidak menggunakan isu SARA.
Selanjutnya, SBY berharap agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersikap netral.
SBY juga berharap agar rakyat menggunakan hak suaranya dalam proses menuju Pilpres 2019.
Jika hal tersebut telah terlaksana dengan baik, SBY mengaku akan menerima siapapun yang menang dalam pemilihan.
Kemudian, SBY memberikan pandangannya terkait situasi 4 tahun terakhir tentang kesenjangan sosial, ekonomi, kesejahteraan rakyat, lapangan pekerjaan, situasi moneter, kondisi fiskal, investasi dan dunia usaha yang belum bergerak penuh, kebijakan pajak, situasi energi dari BBM hingga tarif dasar listrik.
SBY menegaskan bahwa dirinya dan Prabowo sama-sama menyoroti tentang kesejahteraan rakyat Indonesia yang mana 40 persennya merupakan golongan bawah.
• Soal Cawapres, Prabowo: Kalau Pertemuan Nanti Nama AHY yang Muncul, Why Not?
SBY berharap agar konstitusi, undang-undang selalu dipatuhi dalam kehidupan bernegara.
Lebih lanjut, SBY ingin pemerintah menanggulangi berita hoax dan fitnah.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada SBY dan mengaku akan membangun pertemuan lebih intensif.
Ketua Umum Gerindra itu juga menyebut bahwa dirinya sudah meminta izin kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bertemu dengan SBY.
"Kami memiliki chemistry yang sangat baik, karena kami sepaham dalam melihat kondisi bangsa,
Intinya kami akan melakukan pertemuan-pertemuan teknis menuju koalisi, saya menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan PKS dan PAN,
Dan saya mendapat pesan dari partai-partai lain bahwa mereka menyambut baik pertemuan saya dengan pak SBY," ujarnya yang disambut tepuk tangan dari kedua kader partai itu. (TribunWow.com/Tiffany Marantika)