Teddy Gusnaidi: Demokrat Lupakan Jokowi, Belajarlah Punya Pendirian
Dewan pakar PKPI, Teddy Gusnaidi menuliskan cuitan yang menanggapi koalisi partai oposisi menjelang Pilpres 2019.
Penulis: Wahyu Ardianti
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Dewan pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi menuliskan cuitan yang menanggapi koalisi partai oposisi menjelang Pilpres 2019.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @TeddyGusnaidi yang diunggah pada Minggu (22/7/2018).
Teddy menyebut jika partai oposisi minder untuk menjalin koalisi dan saling tidak percaya.
Setelah itu, Teddy menyebut partai PKS dan Gerindra yang hingga kini belum mewujudkan sebuah koalisi.
Menurut pengamatan Teddy Gusnaidi, pertemuan Gerindra dan Demokrat hanya untuk mengulur waktu, padahal Demokrat berharap dipinang PDIP.
• Fajar Nugros Sindir Cuitan Fahri Hamzah, Cipta Panca: Dari Dulu Emang Begitu, Biasa Saja
Teddy kemudian membandingkan kondisi antara partai koalisi pendukung Jokowi dan partai oposisi pemerintah yang menurutnya sangat berbelit-belit.
Di akhir cuitan, Teddy Gusnaidi berharap agar Demokrat memiliki nyali untuk ikut Pilpres 2019 dan memiliki pendirian.
"Partai oposisi tampak ragu dan minder untuk melangkah dalam menjalin koalisi. Sama-sama tidak percaya pada diri sendiri dan sama2 tidak percaya pada partai oposisi satu dan lainnya.
Mereka dihantui akal sehat mereka sendiri, bahwa yang akan mereka lakukan adalah hal yg sia-sia
Lihatlah PKS dan Gerindra, dari tahun lalu hingga sudah mau ditutup pendaftaran Capres, koalisi mereka tidak pernah terwujud. Karena mereka sama-sama ragu dan minder. Akal sehat mereka mengakui, koalisi yang mereka bangun hanya membuang waktu, tenaga dan uang. Sia-sia saja..
Sekarang Gerindra dan Demokrat, lihat saja.., begitu banyak tetek bengek hanya untuk bertemu. Demokrat memperlambat sambil terus berharap mereka dipinang Jokowi, tapi sayangnya itu tidak terjadi. Bahkan mereka sudah kirimkan orang ke PDIP, tetap saja tidak ada yang mau meminang.
Demokrat ibarat emak-emak yg lagi nawar harga baju di toko. Oleh penjualnya dibilang tidak bisa, harga sudah pas. Emak-emak itu keluar toko sambil berjalan dengan sangat pelan sambil sedikit2 melirik ke belakang, berharap dipanggil sang penjual, ternyata kagak dipanggil!
Partai Koalisi barisan Jokowi, tidak ada yang seribet, semelankolis dan sedramatis partai oposisi. Hanya rembukan di internal Partai masing-masing, lalu langsung deklarasi di tempat masing-masing untuk mendukung Jokowi.
Karena mereka tidak ragu dan tdk minder mendukung Jokowi.
Saya harap Gerindra dan Demokrat punya nyali untuk ikut Pilpres 2019. Dan khusus untuk Demokrat, lupakan Jokowi, belajarlah untuk berani punya pendirian. Jangan abu-abu terus, karena abu-abu terus itu identik dgn sifat pengecut, bukan strategi lagi. Semoga koalisi ini terjadi," tulisnya.
• 10 Potret Momen Keluarga Anang Hermansyah Bertemu Sabyan Gambus, Arsy dan Nissa Duet Bareng Lho!